Ini Kronologi 8 Siswa SMKN 1 Jambi yang Diduga Keracunan Usai Konsumsi Makanan



Rabu, 20 Mei 2026 - 20:12:33 WIB



Foto : Siswi SMKN1 Jambi Saat Ditangani di RSUD Raden Mattaher.
Foto : Siswi SMKN1 Jambi Saat Ditangani di RSUD Raden Mattaher.

JAMBERITA.COM - Sebanyak delapan siswa SMKN 1 Kota Jambi dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi pada Rabu (20/5/2026) siang. Para siswa diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi makanan di sekolah.

Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD Raden Mattaher Jambi, dr. Anton, mengonfirmasi bahwa para siswa saat ini sudah ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan telah melewati masa observasi medis.

"Berdasarkan keterangan dari guru sekolah, Yulia dan Ibu Rina, kronologi dugaan keracunan yang menimpa para siswa bermula sejak pagi hari. Pukul 08.00 WIB, saat kegiatan jam olahraga berlangsung, para siswa membeli dan mengonsumsi sate yang dijual oleh pedagang di luar lingkungan sekolah," ungkapnya.

Selanjutnya, Pukul 10.00 WIB para siswa menerima jatah makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan di sekolah, dan Pukul 11.30 WIB sejumlah siswa mulai mengeluhkan gejala medis berupa mual, pusing, muntah-muntah, hingga sesak napas.

"Melihat kondisi tersebut, pihak guru segera mengevakuasi para siswa ke Puskesmas terdekat. Namun, karena gejala yang dialami membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihak Puskesmas merujuk para korban ke RSUD Raden Mattaher Jambi," katanya.

dr. Anton, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan para korban mengalami gangguan pencernaan tingkat ringan yang dipicu oleh makanan.

Meski demikian, pihak rumah sakit belum dapat menyimpulkan penyebab pasti dari keracunan tersebut, apakah bersumber dari sate yang dibeli di luar atau dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sekolah.

"Hasil pemeriksaan keluhan saluran pencernaan ringan, yang diakibatkan oleh makanan. Cuman kita tidak bisa memastikan apakah itu (karena) MBG, karena harus dicek ke labor," jelas dr. Anton, Rabu malam (20/5).

Sejauh ini, para siswa dari IGD sudah dipulangkan semua. "Tadi, 1 dari 8 pasien cukup lemas, tapi sekitar pukul 17.00 WIB sore sudah dipulangkan, kondisinya sudah stabil untuk berobat jalan," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi