JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi, Al Haris, menyatakan rasa bangganya atas prestasi gemilang yang diraih dua daerah di Provinsi Jambi pada ajang Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 se-Sumatera. Dalam acara yang digelar di Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sabtu (25/4/2026) malam tersebut, Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Tebo berhasil menyabet peringkat pertama di kategori strategis.
Kota Sungai Penuh dinobatkan sebagai peringkat pertama dalam kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Penghargaan ini diterima langsung oleh Wali Kota Sungai Penuh, Alfin. Sementara itu, Kabupaten Tebo meraih peringkat pertama kategori Pengendalian Inflasi, yang diterima oleh Bupati Tebo, Agus Rubiyanto.
"Kami sangat bangga atas keberhasilan dua daerah di Jambi ini. Ini membuktikan komitmen serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi," ujar Al Haris di sela acara.
Acara yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini dihadiri langsung oleh Mendagri Tito Karnavian dan Wamendagri Bima Arya Sugiarto. Turut hadir perwakilan dari Kemenkes, Kemenkeu, Bappenas, hingga BPS.
Dalam sambutannya, Tito Karnavian mengumumkan langkah progresif pemerintah pusat dengan mengalokasikan insentif fiskal sebesar Rp1 triliun bagi daerah berprestasi. Anggaran tersebut diambil dari total DIPA Kemendagri yang mencapai Rp7,8 triliun.
"Rp1 triliun kita dedikasikan untuk daerah dalam bentuk insentif fiskal. Tujuannya untuk memberikan penghargaan atas capaian kinerja terbaik berdasarkan UU No. 1 Tahun 2022 dan PP No. 12 Tahun 2019," ungkap Tito.
Tito menjelaskan bahwa insentif ini akan dibagikan kepada 500 pemerintah daerah (Pemda) yang menunjukkan kepatuhan dan kinerja tinggi, terutama dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
"Ada empat indikator utama penilaian, yakni pengendalian inflasi dalam menjaga stabilitas harga di tingkat lokal. Penurunan pengangguran atau memperluas ketersediaan lapangan kerja. Penurunan Kemiskinan dan Stunting, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan Creative Financing, suatu inovasi pembiayaan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal," jelasnya.
Selain perwakilan dari Jambi, beberapa daerah lain juga mencatatkan prestasi serupa. Pada kategori Penurunan Kemiskinan dan Stunting tingkat kabupaten, terdapat Kabupaten Mesuji, Tapanuli Selatan, dan Bengkalis. Untuk tingkat provinsi, Kepulauan Riau keluar sebagai yang terbaik.
Sedangkan pada kategori Pengendalian Inflasi, selain Kabupaten Tebo, penghargaan juga diraih oleh Kabupaten Musi Rawas Utara, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kota Langsa, Kota Prabumulih, dan Kota Bukittinggi. Provinsi Bengkulu dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam pengendalian inflasi di Sumatera.
Penghargaan ini diharapkan menjadi stimulus bagi seluruh kepala daerah untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik dan pengelolaan anggaran yang efisien.(afm)
Kota Sungai Penuh dan Tebo Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Al Haris: Kebanggaan Jambi
Komnas HAM Temui Wagub Jambi Bahas Aduan Pelanggaran HAM, Siapkan Rekomendasi - Laporan ke Presiden
Peringati Hari KI Sedunia, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Arahan Menteri Hukum via Zoom dari Tugu Keris
Ratusan Massa Ikuti Senam Massal Semarak Hari Kekayaan Intelektual Sedunia di Tugu Keris
Rangkap Jabatan di Masa Sulit : Sekda Sudirman Akui ATM & Mobile Banking Bank Jambi Belum Berjalan!
Warga Jambi Merapat! Besok Senam Massal di Tugu Keris, Banjir Doorprize dari Mesin Cuci - Kulkas


Kota Sungai Penuh dan Tebo Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Al Haris: Kebanggaan Jambi


