Wajah Baru Jantung Kota, Resmi Dibuka : Menghidupkan Kembali Kejayaan Kota Tua Jambi lewat Rasa



Sabtu, 04 April 2026 - 00:04:56 WIB



Foto : Wako Maulana.
Foto : Wako Maulana.

JAMBERITA.COM - Di bawah temaram lampu kota dan hembusan angin malam dari Sungai Batanghari, kawasan Pasar Jambi kembali menemukan jiwanya. Jumat (3/4/2026) malam, ratusan warga memadati area yang kini resmi bersalin rupa menjadi Wisata Kuliner Kota Tua.

Riuh rendah tawa anak-anak dan aroma masakan yang menggoda seolah memanggil kembali memori kejayaan masa lalu di tanah bersejarah ini.

Kawasan ini bukan sekadar deretan bangunan tua. Bagi Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., Kota Tua adalah detak jantung yang tak pernah berhenti berdenyut. Saat meresmikan destinasi ini bersama Wakil Wali Kota, Diza Hazra Aljosha, ia mengenang bagaimana pelabuhan Sungai Batanghari dahulu menjadi urat nadi perdagangan.

"Kota Tua adalah ruang bertemunya masyarakat. Di sinilah dulu barang-barang didistribusikan, di sinilah orang-orang datang dengan harapan. Hari ini, kita menghidupkan kembali harapan itu melalui konsep heritage yang modern," ungkap Maulana dengan nada optimimis.

Transformasi ini dikawal oleh PT Siginjai Sakti (Perseroda). Sang Plt Direktur, Ardiansyah, menegaskan bahwa peresmian ini hanyalah babak pembuka. ?Fase pertama, fokus pada sektor kuliner dengan 40 tenant terpilih dari hampir 60 pendaftar. Pengembangan segmen fashion, budaya, hingga wisata religi.

Lebih lanjut, kawasan ini juga akan terintegrasi transportasi. Dimana rencananya akan ada penyediaan shuttle bus listrik yang menghubungkan kawasan ini dengan Terminal Rawasari.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi sangat serius menjaga kenyamanan pengunjung. Mulai dari penataan pencahayaan yang estetik hingga sistem pengelolaan limbah yang ketat. "Kami pastikan saat matahari terbit besok, kawasan ini sudah kembali bersih," tegas Maulana.

Malam peresmian itu menjadi panggung bagi talenta muda. Penampilan tari tradisional, lenggak-lenggok fashion show, hingga dentum musik modern menyatu harmonis di antara dinding-dinding bangunan tua yang mulai dipercantik.

Kehangatan semakin terasa saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota berjalan menyusuri satu per satu gerai UMKM. Tidak ada sekat; warga berebut swafoto, dan para pedagang tersenyum lebar menyambut pemimpin mereka. Ada harapan baru di mata para pelaku usaha kecil yang kini memiliki wadah di salah satu kawasan Kota Tua terluas di Indonesia ini.

Wisata Kuliner Kota Tua Jambi kini bukan sekadar tempat mengisi perut, melainkan sebuah penghormatan pada sejarah sekaligus bukti nyata bahwa ekonomi daerah bisa tumbuh tanpa harus melupakan akar budayanya. Kini, setiap suapan hidangan di sana, terasa seperti mencicipi kembali kejayaan Jambi di masa lalu.(afm)





Artikel Rekomendasi