Waspada! BMKG Prediksi Banjir Rob Terjang Pesisir Jambi pada 23-26 Maret 2026



Kamis, 12 Maret 2026 - 15:41:00 WIB



JAMBERITA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir pesisir atau rob yang diprediksi melanda wilayah pesisir Timur Jambi pada akhir Maret mendatang.

Fenomena ini dipicu oleh adanya fase Bulan Baru pada 19 Maret 2026 dan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) pada 22 Maret 2026. Kombinasi kedua fenomena astronomi ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum secara signifikan.

Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Provinsi Jambi, Jaya Martuah Sinaga, mengatakan bahwa wilayah yang terdampak meliputi pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

"Potensi banjir pesisir di Jambi diprediksi terjadi pada tanggal 23 hingga 26 Maret. Selain itu, wilayah perairan Timur Jambi juga berpotensi diguyur hujan pada siang dan sore hari," ujar Jaya, Kamis (12/3/2026).

Sementara itu, berdasarkan pembaruan cuaca maritim untuk periode 13 hingga15 Maret, tinggi gelombang di sejumlah pelabuhan utama seperti Talang Duku, Roro Kuala Tungkal, PPI Nipah Panjang, dan Muaro Sabak terpantau berkisar antara 0,1 hingga 1,25 meter.

"Untuk prakiraan cuaca harian pada 13 Maret, Pelabuhan Talang Duku dan PPI Nipah Panjang diprediksi cerah berawan. Sementara itu, Pelabuhan Roro Kuala Tungkal dan Muaro Sabak berpotensi mengalami hujan ringan," tutur Jaya.

BMKG mencatat bahwa potensi rob ini tidak hanya terjadi di Jambi, tetapi juga mengancam belasan wilayah pesisir lain di Indonesia, mulai dari Sumatera Utara, Jawa, Bali, hingga Maluku.

Banjir rob ini dikhawatirkan akan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, seperti proses bongkar muat logistik di pelabuhan, aktivitas di pemukiman warga pinggir laut, serta operasional tambak garam dan perikanan darat. "Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga mengantisipasi dampak pasang maksimum ini. Pastikan untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim resmi dari BMKG," pungkas Jaya. (tts)





Artikel Rekomendasi