Perkuat Daya Saing UMKM, Kemenkum Jambi Ikuti Seminar Internasional Pelindungan Merek Start-Up



Rabu, 18 Februari 2026 - 18:24:38 WIB



Foto : Kanwil Kemenkum Jambi.
Foto : Kanwil Kemenkum Jambi.

JAMBERITA.COM - Dalam upaya mendorong penguatan ekonomi kreatif dan perlindungan aset digital bagi pelaku usaha di Provinsi Jambi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi, Jonson Siagian, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Diana Yuli Astuti, beserta tim Kekayaan Intelektual (KI) mengikuti Seminar Nasional secara daring Rabu (18/02/2026).

Seminar bertajuk “Membangun Merek untuk Start-Up dan UMKM dalam Meningkatkan Daya Saing Bisnis” ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Kegiatan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyelaraskan sistem pelindungan merek antara Indonesia dan Jepang guna memperkuat posisi tawar usaha rintisan di pasar global.

Dalam sesi panel pagi, narasumber dari Direktorat Merek dan Indikasi Geografis DJKI, Fitriadi Pramono, membedah secara tuntas proses pendaftaran merek hingga strategi mitigasi kesalahan umum yang sering dilakukan pelaku usaha. Sementara itu, Nila Manilawati (Direktorat Kerja Sama, Pemberdayaan, dan Edukasi DJKI) memaparkan skema fasilitasi pemerintah yang dapat dimanfaatkan oleh start-up dan UMKM.

Wawasan internasional turut hadir melalui Kazutoshi Inoue, ahli JICA di DJKI, yang membagikan best practice mengenai penguatan merek di Jepang, khususnya kolaborasi antara dunia usaha dengan perguruan tinggi.

Memasuki sesi siang, pembahasan meluas pada aspek komersialisasi. Sinergi lintas lembaga terlihat dengan hadirnya perwakilan dari,.Kementerian Ekonomi Kreatif membahas akses pasar melalui kekuatan merek. Kementerian UMKM menjelaskan strategi pengembangan usaha berbasis kekayaan intelektual. BRIN memaparkan peran riset dan inovasi dalam memperkuat identitas merek.

Kepala Kantor Wilayah, Jonson Siagian, melalui Kadiv Yankum Diana Yuli Astuti menegaskan bahwa keikutsertaan Kanwil Jambi dalam seminar ini adalah bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas layanan edukasi kepada masyarakat Jambi.

"Merek bukan sekadar nama, melainkan aset strategis. Kami ingin memastikan pelaku usaha di Provinsi Jambi memiliki pemahaman yang mumpuni mengenai sistem pelindungan merek, sehingga produk lokal kita memiliki identitas kuat dan mampu bersaing secara nasional maupun internasional," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Jambi berharap kesadaran kolektif mengenai pentingnya pelindungan Kekayaan Intelektual (KI) terus meningkat, sejalan dengan visi pemerintah dalam menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang tangguh dan inovatif.(afm)





Artikel Rekomendasi