JAMBERITA.COM - Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi kembali menunjukkan taringnya dalam dunia pengabdian masyarakat. Kali ini, tim pakar kesehatan dari UBR terjun langsung ke SMP Pertiwi 1 Kota Jambi untuk mengawal isu krusial di kalangan remaja: Kesehatan Reproduksi.
Melalui program bertajuk "Implementasi Kesehatan Reproduksi oleh Tim UKS," para akademisi UBR membuktikan bahwa edukasi yang tepat sasaran adalah kunci dalam membentuk generasi muda yang sadar akan kebersihan dan kesehatan diri.
Dipimpin oleh Ns. Hesty, M.Kes. sebagai Ketua Tim, pengabdian ini juga diperkuat oleh pakar keperawatan komunitas Ns. Maimaznah, M.Kep, Sp.Kep.Kom. dan ahli biomedis Ns. M. Hidayat, M. Biomed. Kolaborasi ini menciptakan pendekatan edukasi yang komprehensif, mulai dari pemahaman klinis hingga praktik perilaku harian.
"Kami melihat adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai perilaku kebersihan organ reproduksi setelah edukasi dilakukan secara terstruktur," ujar Ns. Hesty. Ia menambahkan bahwa metode yang digunakan disesuaikan dengan karakteristik remaja agar materi yang sensitif dapat diterima dengan baik tanpa rasa canggung.
Kontribusi nyata ini juga melibatkan peran aktif mahasiswa UBR, yakni Ayu Wulandari dan Handini Alipa Dasiba. Pelibatan mahasiswa ini tidak hanya membantu teknis pelaksanaan, tetapi juga menjadi sarana transfer ilmu (transfer of knowledge) dari kampus langsung ke lingkungan sekolah.
Kerja sama yang solid antara, Tim UKS SMP Pertiwi 1 sebagai motor penggerak di lingkungan sekolah dan memberikan ruang seluas-luasnya bagi inovasi kesehatan. Sedangkan dari UBR sebagai fasilitator dan sumber ilmu.
Keberhasilan kegiatan ini membuktikan bahwa program kesehatan reproduksi berbasis sekolah merupakan langkah promotif dan preventif yang paling efektif. UBR Jambi tidak hanya memberikan teori di ruang kuliah, tetapi memastikan ilmu tersebut menjadi solusi bagi tantangan kesehatan remaja di lapangan.
Implementasi ini diharapkan menjadi model berkelanjutan di Kota Jambi dalam membentuk Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan remaja yang teredukasi, risiko masalah kesehatan di masa depan dapat ditekan sejak dini, sejalan dengan visi UBR dalam menciptakan masyarakat yang sehat dan berkualitas.(afm)
Merajut Masa Depan di Balik Hutan: Ketika Akademisi UNJA Bawa Jari-jari SAD Menembus Pasar Digital
Borong Rentetan Penghargaan Sekaligus, Mahasiswa UNJA Ini Bikin Bangga RI di Malaysia-Singapore
6 Guru Besar Dikukuhkan, Total 90 Orang Profesor UNJA Perkuat Amunisi Menuju Indonesia Emas 2045
Getar Suara di Mimbar Guru Besar UNJA : Air Mata Syukur Prof Rike untuk ALM Orang Tua
Promosikan Produk Unggulan Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Rakor Video Indikasi Geografis

