Perkuat Kompetensi Global, Fisioterapi UBR Jambi Bedah Inovasi 'HMS' Bersama Pakar Nasional



Senin, 22 Desember 2025 - 21:13:24 WIB



JAMBERITA.COM- Dalam upaya bertransformasi menjadi pusat pendidikan kesehatan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman, Program Studi Fisioterapi Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi sukses menyelenggarakan Kuliah Pakar bertajuk 'Fisioterapi pada Human Movement System' (HMS), Senin (22/12/2025).

Kegiatan dilaksanakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan tokoh sentral fisioterapi Indonesia, Dr. Moh. Ali Imron, S.Sos., M.Fis. Beliau merupakan Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Internasional sekaligus Dosen senior Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UBR, Ners. Hasym Kadri, S.Kep., M.Kes, didampingi oleh Ketua Program Studi Fisioterapi UBR, Putra Hadi, SSt. FT., M.Or., AIFO. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua IFI Pengurus Daerah Jambi, Ftr. Edy Aswan, SKM, dan Ketua IFI Cabang Kota Jambi, Eko Purwoko, S.Kes., M.HKes, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyelaraskan kurikulum akademik dengan standar profesi di lapangan.

Dalam paparannya, Dr. Ali Imron menekankan bahwa pemahaman mendalam mengenai Human Movement System (Sistem Gerak Manusia) adalah fondasi utama bagi fisioterapis modern. Fisioterapi bukan lagi sekadar terapi fisik konvensional, melainkan ilmu yang berbasis bukti (evidence-based practice) yang mencakup integrasi sistem saraf, otot, dan rangka.

"Inovasi di perguruan tinggi harus bermuara pada kualitas lulusan. Mahasiswa harus mampu melihat gerak manusia sebagai satu kesatuan sistem yang kompleks agar diagnosis dan intervensi yang diberikan tepat sasaran," ungkapnya.

Ketua Prodi Fisioterapi UBR, Putra Hadi, SSt. FT., M.Or., AIFO, menyatakan bahwa kuliah pakar ini adalah bagian dari komitmen UBR untuk meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jejaring kerja sama antar-perguruan tinggi.

"Kami ingin mahasiswa UBR tidak hanya memiliki kompetensi lokal, tetapi juga memiliki wawasan internasional. Dengan menghadirkan pakar yang juga membidangi kerja sama internasional, kami membuka pintu bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan ilmu fisioterapi di level global," ujarnya.

Harapan Masa Depan

Melalui kegiatan ini, Universitas Baiturrahim berharap para mahasiswa Diploma dan Sarjana Fisioterapi dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat ke dalam praktik klinis. Inovasi pendidikan seperti ini diharapkan mampu mencetak fisioterapis profesional yang siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan suksesnya acara ini, UBR Jambi kembali membuktikan diri sebagai institusi yang progresif dalam mengembangkan ilmu kesehatan berbasis riset dan kolaborasi pakar.(afm)





Artikel Rekomendasi