JAMBERITA.COM - Dosen Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi konsisten dalam melakukan gerakan dan kampanye untuk memberantas penyakit Teberkulosis (TBC) di Jambi. Upaya tersebut dilakukan melalaui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Seperti diketahui, keberadaan PKM Dosen di bidang kesehatan sangat penting karena merupakan bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi. Ini bertujuan untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan guna meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Dengan melibatkan para mahasiswi program profesi Ners dan Ilmu Kesehatan, Dosen UBR Jambi Ns.Mila Triana Sari, M.Kep pun memaparkan tentang bagaimana deteksi dini serta pengawasan minum obat TB Paru terhadap masyarakat di Kota Jambi.
"Sasaran kegiatannya keluarga dan masyarakat RT 11 Kelurahan legok Wilayah kerja PKM Putri Ayu, ini merupakan kegiatan lanjutan dari kegiatan sebelumnya," katanya, Jum'at (18/7/2025).
Mila menjelaskan, TOSS TBC adalah singkatan dari Temukan, Obati Sampai Sembuh, sebuah gerakan atau kampanye yang bertujuan untuk memberantas penyakit TBC di Indonesia.
"Gerakan ini berfokus pada upaya menemukan penderita TBC, memastikan mereka mendapatkan pengobatan yang tepat dan tuntas, serta mencegah penularan lebih lanjut di masyarakat," tambahnya.
Strategi pemungkin dalam program penanggulangan tuberkulosis (TBC) mencakup upaya untuk menciptakan lingkungan yang mendukung, seperti penguatan komitmen pemerintah, pemanfaatan teknologi, dan penguatan sistem kesehatan.
"Untuk itu Keluarga dan masyarakat perlu memahami pentingnya TOSS TBC untuk mencegah penularan dan membantu gerakan pemerintah dalam mempercepat eliminasi TBC tahun 2030," jelasnya.
Mila juga mengatakan bahwa peran keluarga sangat penting dalam mendukung kesembuhan pasien TBC. Karena keluarga dapat memberikan dukungan emosional, pengawasan pengobatan, serta membantu menciptakan lingkungan yang mendukung proses penyembuhan.
"Dukungan keluarga tidak hanya membantu pasien secara fisik, tetapi juga secara psikologis, sehingga meningkatkan kepatuhan pengobatan dan mempercepat pemulihan," pungkasnya.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Soal Perbuatan Baik, SAH Ingatkan, Lakukan dan Lupakan ! Biar Allah SWT yang Membalas
Pemprov Jambi Datangi Berbagai Supermarket Periksa Beras Diduga Oplosan, Ini 8 Merk yang Akan Diuji
Prof University Of Ljubljana Slovenia Studi Komperatif ke Pusat Analitik Data Pemprov Jambi


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



