JAMBERITA.COM - Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Gerindra Abun Yani meminta Aparat Penegak Hukum (APH) mengawal proyek-proyek Multiyears termasuk islamic center yang kini menjadi sorotan publik.
"Kita dari Fraksi Gerindra meminta APH untuk hadir mengawal ini, sehingga ada kehati hatian untuk pemerintah kita dalam melakukan setiap kegiatan pembangunan, yang niatnya untuk masyarakat," katanya di ruang kerjanya, Sabtu (14/6/2025).
Abun Yani mengatakan, mengenai Islamic Center perlu ada pendalaman karena disitu Ia melihat, bahwa perencanaannya kurang matang, jadwal pelaksanaan juga tidak sesuai, serta pemilihan material juga kurang baik dan pengendalian proyek yang tidak profesional.
"Kemudian persoalan adanya addendum yang dibuat apakah itu sudah sah secara hukum,? Karena fungsi Addendum mengubah kesepakatan dalam situasi dimana perubahan penambahan diperlukan tanpa harus mengganti seluruh dokumen asli, Addendum harus dilakukan dengan hati hati sesuai hukum yang berlaku, Nah Addendum yang dilakukan oleh pemerintah ada sebagian diluar dokumen asli," tegasnya.
Seperti membangun area landskip sarana dan prasana STQ yang tidak ada didalam dokumen asli, maka dari itu, kata Abun Yani APH harus hadir untuk menjawab kegelisahan publik terhadap proyek proyek Multiyears tersebut.
"Intinya juga termasuk Stadion , jalan Jambi Suak-Kandis perlu perhatian publik, saya berharap masyarakat, turut berpartisipasi viralkan terus agar sampai ke APH. Jika APH tidak hadir disini, saya khawatir kepercayaan publik terhadap APH dan pemerintah berkurang dan saya pastikan jika APH tidak hadir, maka kami laporkan ini ke Presiden," pungkasnya.(afm)
Bupati Tanjab Barat Tinjau Rumah Warga Program Bedah Rumah BAZNAS
Ketua Komisi III Albert Chaniago Hadiri Peringatan Hari Buruh di Tanjab Barat
FKIK UNJA Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional AMSA-Indonesia 2026 di Jambi
Ditengah Kegaduhan Islamic Center, Ada Usulan Tambahan Anggaran, Abun Yani : Bego' Kalau Disetujui
Ivan Wirata Beberkan Temuan di Proyek Islamic Center Sebesar Rp2,7 Miliar
Gaduh Soal Islamic Center Jambi, Ivan Wirata Persilahkan KPK Turun Jika Bermasalah



