JAMBERITA.COM - Ditengah kegaduhan atap islamic center bocor, mencuat adanya usulan tambahan anggaran interior sebesar Rp13 Miliar (M) pada proyek tersebut. Anggota DPRD Provinsi Jambi Abun Yani pun dengan tegas menolak untuk menyetujui hal itu.
"1000 persen saya menolak. Saran saya kawan kawan menolak itu, kalaupun ada yang sepakat silahkan, saya menolak. Apalagi katanya lagi masa pemeliharaan sampai 2026, saran saya jangan disetujui," katanya di ruang kerjanya, Sabtu (14/6/2025).
Abun Yani pun menyampaikan, pada awal perencanaan pembangunan islamic center itu sudah lengkap, termasuk interior. "Kalaupun ada pengajuan penambahan anggaran dari PUPR, kita begok kalau menyetujui, karena itu masih dalam proses pemeliharaan," ujarnya.
Abun menceritakan, dan menduga sejak awal bahwa proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu dan bermasalah.Namun disaat Ia marah pada saat mendengar penjelasan dari PUPR maupun konsultan, sampai dengan mengebrak meja, sebaliknya ia seolah pencitraan."Nah hari ini, silahkan publik menilai, mana yang hak mana yang batil," pungkasnya.(afm)
Bupati Tanjab Barat Tinjau Rumah Warga Program Bedah Rumah BAZNAS
Ketua Komisi III Albert Chaniago Hadiri Peringatan Hari Buruh di Tanjab Barat
FKIK UNJA Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional AMSA-Indonesia 2026 di Jambi
Ivan Wirata Beberkan Temuan di Proyek Islamic Center Sebesar Rp2,7 Miliar
Gaduh Soal Islamic Center Jambi, Ivan Wirata Persilahkan KPK Turun Jika Bermasalah
Berbeda Dengan Komisi III, Ini Pandangan Ivan Wirata Soal Islamic Center



