Perang Bintang di Musda PAN Kab/Kota, Pengamat: Idealnya Kepala Daerah Pimpin Partai



Senin, 02 Juni 2025 - 20:50:24 WIB



JAMBERITA.COM- Bursa calon ketua DPD PAN kabupaten/kota se-Provinsi Jambi menarik untuk dibahas. Setelah sebelumnya DPP memastikan pelaksanaan musyawarah daerah (musda) pada Juni - Juli 2025.

Banyak daerah yang menarik untuk dibahas. Untuk Kota Jambi saat ini dipimpin oleh Walikota Jambi Maulana yang diproyeksikan tetap akan melanjutkan kepemimpinan. Untuk Batang Hari saat ini dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi Havis Fattah yang diperkirakan tetap akan kembali memimpin jika tidak naik tingkat ke PAN Provinsi Jambi.

Jika Havis pindah ke PAN Provinsi Jambi, proyeksi kepemimpinan akan diambil oleh Firdaus yang notabene merupakan kakak kandung dari Havis Fattah. Muaro Jambi dipimpin oleh Masnah Busro. Sinyal 'beradu kambing' akan terjadi dengan Bambang Bayu Suseno yang merupakan Bupati Muaro Jambi saat ini.

Tanjab Timur juga memiliki figur yang memungkinkan. Memang saat ini PAN Tanjab Timur dipimpin oleh Zumi Laza yang notabene merupakan anak dari Mantan Gubernur Jambi Zulkifli Nurdin. Namun ada figur lain seperti Dillah Hich yang merupakan Bupati Tanjab Timur saat ini.

Sungaipenuh juga menarik untuk dibahas karena beredar kabar Walikota saat ini Alfin dinilai layak untuk memimpin PAN Sungaipenuh. Meski hingga saat ini masih belum ada keterangan resmi dari Alfin. PAN Bungo juga menarik karena dikabarkan akan kembali diserahkan kepada Dedi Putra yang saat ini merupakan Bupati Bungo.

Merangin paling menarik karena ada nama anak Al Haris Muhammad Rifaldi, Bupati Merangin saat ini M Syukur, serta ketua saat ini Ahmad Kausari yang merupakan Anggota DPRD Provinsi Jambi.

Setiap wilayah ini memiliki figur potensial untuk dibahas dan memiliki peluang untuk memimpin PAN lima tahun kedepan.

Terhadap hal itu, Pengamat Politik Pahrudin menilai bahwa PAN harus benar-benar pintar dalam memutuskan siapa yang menjadi ketua PAN didaerah masing-masing. Untuk potensial bagi PAN adalah menempatkan kepala daerahnya langsung sebagai ketua.

"Lebih bagus kepala daerah yang kader PAN langsung memimpin. Itu adalah keputusan yang baik bagi PAN termasuk kader itu sendiri pada konstelasi politik mendatang," katanya ketika dikonfirmasi, Senin (2/6/2025).

Pahrudin tidak menutup ruang bahwa akan ada kader selain kepala daerah yang berpotensi untuk memimpin. Tetap saja dengan hasil yang dicapai oleh PAN pada pemilu dan Pilkada harus dipikirkan matang.

"Peta bisa berubah, namun kecenderungan partai memilih ketua dari kepala daerah atau pimpinan DPRD itu sudah lumrah dilakukan untuk menjalankan mesin partai," tukasnya. (am)





Artikel Rekomendasi