JAMBERITA.COM- Ketua DPD HKTI Provinsi Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM meyakini Koperasi Merah Putih (KMP) dapat menyerap minimal 1,6 juta tenaga kerja dari 80 ribu unit yang direncanakan dibentuk di seluruh Indonesia.
Perhitungan SAH ini bukan tanpa alasan, tetapi berdasarkan jumlah desa di Indonesia. Jika satu desa berdiri satu koperasi merah putih, masing - masing koperasi ada pengawas, pengurus, pengelola, sekitar 20 orang, dikali 80 ribu desa, berarti akan ada 1,6 juta orang terserap se-Indonesia.
Hal ini disampaikan SAH dalam acara diskusi informal tentang potensi usaha Koperasi Merah Putih yang akan didorong dan ditargetkan tidak hanya menjadi koperasi simpan pinjam saja, akan tetapi menjadi koperasi yang produktif yang bergerak pada produksi, hasil panen pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan untuk dikelola oleh koperasi.
Bahkan ia mengatakan pemerintah menginginkan koperasi tidak lagi hanya mengelola usaha kecil, namun boleh masuk ke sektor pertambangan, perkebunan kelapa sawit dan bahkan punya pabrik.
"Dulu kita punya industri tekstil, pabrik tekstil, namanya gabungan koperasi batik, kita mau hidupkan lagi sekarang. Ada gabungan koperasi susu, kita akan bikin pabrik pengolahan susu, mulai dari pasteurisasi sampai produksi susu UHT. Jadi koperasi harus besar, "tandasnya.(*/sm)
Lansia Muaro Kumpeh Menolak Tua, Bersama Mahasiswa KKN UBR Jambi Kompak Senam Sehat
Gempur Anemia di Ponpes: Kolaborasi Dosen, Mahasiswa UBR Jambi Perkuat Peran Kader Sebaya Al-Hidayah
Gubernur Cup Jambi 2026: Hari Ini Perebutan Juara 3, Besok Final Siap Digelar
Jangan Abaikan, Ini yang Harus Diperhatikan Saat Berkendara Malam Hari
Sinsen Meriahkan Kejurprov Walikota Cup Race 2025 di Jambi dengan Berbagai Program Spesial
Banyak Versi Soal Hasil Verifikasi Calon Ketua KONI Jambi: Ini Respon TPP



Gempur Anemia di Ponpes: Kolaborasi Dosen, Mahasiswa UBR Jambi Perkuat Peran Kader Sebaya Al-Hidayah



