JAMBERITA.COM - Ratusan Tenaga Honorer RSUD Raden Mattaher Jambi menggelar aksi demo di rumah sakit Pelat Merah itu sendiri. Bahkan dikabarkan mereka pun akan melakukan aksi mogok kerja.
Pasalnya, jelang perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di tahun 2024, Ratusan tenaga honorer ini dikabarkan tidak masuk dalam database BKN, untuk itu mereka menggelar aksi protes di di halaman gedung RSUD pada Senin (7/10/24) pagi, sekira pukul 08.00 wib.
Para tenaga honorer ini mengungkapkan ketidakpuasan terhadap status mereka yang tidak tercatat dalam database sehingga tidak dapat mendaftar sebagai calon PPPK. Mereka juga mengeluhkan ketidak merataan insentif BPJS Kesehatan yang diterima, menuntut perhatian lebih dari pihak manajemen rumah sakit.
Para honorer ini dikabarkan disambut baik oleh pihak RSUD untuk melakukan audiensi di ruangan Diklat lantai 2 (dua) gedung RSUD. Sementara itu, Joni kepala Subbagian Tata Usaha dan Humas RSUD Raden Mattaher Jambi saat di konfirmasi membenarkan adanya aksi protes tersebut. “Nanyo kan masalah PPPK,” kata Joni singkat saat di hubungi.(afm)
Sidang Kasus Bahan Kimia Perumda Tirta Mayang: Eksepsi Terdakwa Heri Seret Nama Milasari Listya Dewi
Eksepsi Kasus Perumda Tirta Mayang Digelar, PH Sebut Dakwaan JPU Kabur & Hasil Audit BPKP Tidak Sah
Sidang Kasus Perumda Tirta Mayang Jambi : PH Mustazal Nilai Dakwaan JPU Kabur dan Salah Alamat
Ucapan Selamat SAH untuk Ulang Tahun ke 57 untuk Prof. Sufmi Ahmad Dasco
Gerakan Ekonomi Rakyat, SAH Dorong Sertifikasi Tanah Rakyat di Pedesaan
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

