Desa Lumahan Bangun Masa Depan Berkelanjutan dengan Trash Home Creative (THC)



Minggu, 18 Agustus 2024 - 07:47:53 WIB



Program Trash Home Creative di Desa Lumahan ini menunjukkan bagaimana limbah rumah tangga bisa diubah menjadi sumber daya yang berharga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga lingkungan
Program Trash Home Creative di Desa Lumahan ini menunjukkan bagaimana limbah rumah tangga bisa diubah menjadi sumber daya yang berharga, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjaga lingkungan

JAMBERITA.COM- Desa Lumahan, Tanjung Jabung Barat - Sabtu, 10 Agustus 2024, Desa Lumahan di Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan melalui inisiatif kreatif. Salah satu upaya terbaru yang menarik perhatian adalah program Trash Home Creative (THC), yang bertujuan untuk mengubah limbah rumah tangga menjadi produk-produk bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Foto peserta Pengabdian

Kegiatan yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi di Desa Lumahan dengan judul Pemberdayaan Trash Home Creative (THC) dalam Mewujudkan Masyarakat Berkelanjutan di Desa Desa Lumahan Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pengembangan Ekonomi Hijau Melalui Praktek Daur Ulang Sampah Organik menjadi Kompos di Desa Lumahan Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Adapun Tim pengabdian terdiri dari dosen dan mahasiswa terdiri dari Prof. Dr.Junaidi., S.E., M.Si, Dra. Hardiani, M.Si, Parmadi, S.E., M.E, Dr. Hj. Erni Achmad, S.E., M.Si, Dra. Rahma Nurjanah, M.E. Serta beberapa dosen lainnya yang bersama-sama dosen-dosen dan mahasiswa  dalam melaksanakan pengabdian diantaranya Dwi Hastuti, S.E., M.Sc, Dr. Siti Hodijah, S.E. M. Si, Dr. Etik Umiyati, S.E., Helen Parkhurst, M.Si, Faradina Zevaya, M.E, Fadwa Rhogib Asfahani, S.E., Wahdan Aidillah Amri Lubis, M. Havif Pratama Putra, dan Muhammad David.

Foto Bersama 

 Trash Home Creative merupakan gerakan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan ibu rumah tangga, pemuda, dan berbagai elemen masyarakat lainnya dalam mengolah sampah rumah tangga, terutama sampah anorganik seperti plastik, kertas, dan kaleng, menjadi kerajinan tangan, dekorasi rumah, dan barang-barang fungsional. Program ini tidak hanya berfokus pada pengurangan limbah, tetapi juga pada peningkatan keterampilan dan penciptaan peluang ekonomi baru bagi warga desa (Dwi Hastuti).

"Kami melihat bahwa sampah yang selama ini dianggap tidak berguna sebenarnya memiliki potensi yang besar jika diolah dengan kreatifitas. Melalui program Trash Home Creative, kami ingin memberikan keterampilan baru kepada masyarakat dan pada saat yang sama membantu menjaga lingkungan," ujar Pak Permadi, salah satu tim pengabdian dan Direktur Bank Sampah Kota Jambi.

Harapannya program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi Desa Lumahan. Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke lingkungan, Trash Home Creative juga membantu meningkatkan perekonomian warga dengan menyediakan sumber penghasilan tambahan. Program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan limbah dengan bijak.

Kepala Desa Lumahan, Bapak Ismail, menyatakan bahwa program Trash Home Creative adalah salah satu langkah strategis desa dalam mewujudkan visi menjadi desa yang mandiri dan berkelanjutan. "Kami berharap program ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan inovasi serupa. Kami juga berencana untuk memperluas jangkauan program ini agar lebih banyak warga yang dapat merasakan manfaatnya," ungkapnya.

Adanya Implementation Agreement (IA) antara program studi Ekonomi Pembangunan dan Desa Lumahan memastikan keberlanjutan program ini, baik dari kegiatan mahasiswa maupun tridharma dosen. Program ini sejalan dengan visi Desa Lumahan untuk menjadi desa yang mandiri dan berkelanjutan. Melalui inovasi hijau, desa ini mampu mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang ekonomi yang nyata, seperti melalui pengolahan sampah organik menjadi kompos berkualitas tinggi. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat. Dengan pendekatan yang tepat, Desa Lumahan membuktikan bahwa keberlanjutan lingkungan dan peningkatan ekonomi dapat berjalan seiring, menjadikannya pelopor dalam pengelolaan lingkungan dan perbaikan kesejahteraan masyarakat.(*)

 





Artikel Rekomendasi