JAMBERITA.COM- Pada puncak musim kemarau luasan lahan yang terbakar di wilayah Jambi mencapai 1.025 hektare.
Luasnya kebakaran Hutan dan Lahan ini, menyebabkan kabut asap kian pekat di Provinsi Jambi.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa kabut asap ini berasal dari provinsi tetangga.
"Asap ini kan kita mengakui bahwa ini bukan asap yang dari Jambi tapi dari luar Jambi, karena angin bergerak ke Jambi maka asap itu ikut," katanya kepada awak media, Kamis (05/10/23).
Lebih lanjut katanya, sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan BNPB apakah perlu Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau tidak, karena kebijakan TMC ini merupakan kebijakan nasional dalam hal ini BNPB.
"Kita minta dengan BNPB, nanti mereka akan menurunkan Tim ke sini," tuturnya. (Tna)
Kemenpolhukam Ajak Polda Jambi Kurangi Dampak Kejahatan Ilegal Mining
Tinjau Jalan Khusus Batu Bara Al Haris: Sudah ada Progresnya
Hadiri Upacara Peringatan HUT TNI, Kapolda Jambi : TNI-Polri Semakin Solid
Danrem 042/Gapu Pimpin Upacara Peringatan HUT TNI ke-78 Tahun 2023
Inspektorat Segera Siapkan Aplikasi Terintegrasi, Kawal APBD Provinsi Jambi
Dosen Prodi Manajemen Pemerintahan Berikan pendampingan Desa Digital melalui OpenSID ke Desa Tebing
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



