JAMBERITA.COM - Komas Perlindungan Anak Indonesia mendesak Walikota Jambi melakukan permintaan maaf terhadap SFA, siswi SMP dan keluarganya. Pasalnya, kata Ketua Komas PA Arist Merdeka Sirait setelah ada pernyataan maaf dari SFA, keluarga nya sampai saat hari ini mengalami stres berat.
"Diumumkan kepada publik bahwa persoalan SFA sudah selesai, ternyata setelah saya datang tadi ke rumah nya belum selesai. Nah apa yang ingin saya sampaikan dari peristiwa itu, keluarga ini ketakutan akibat dari tekanan itu, kalau surat tidak ditandatangani maka surat surat masuk sekolah atau urusan apa tidak akan diberikan oleh walikota," katanya, Selasa (13/6/2023).
Untuk itu kata Arist, persoalan sekoah SFA ada yang menjamin dan akan masuk ke sekolah asrama."Saya meminta tidak lebih dari 2x24 jam, walikota Jambi harus menyatakan permintaan maaf kepada SFA dan keluarga nya, karena tidak ada unsur pidana nya disana, tapi itu merupakan ekspresi anak untuk didengarkan," pungkasnya.(afm)
SAH Kawal Percepatan Tol Betung–Tempino–Jambi, Wujud Dukungan PTPN I terhadap Program Prioritas Pres
Menembus Keterbatasan, Merawat Integritas: Kisah Inspiratif Prof. Zarkasi Raih Puncak Akademik UNJA
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!
Komnas PA Sebut Kritik SFA ke Pemkot Jambi Harus Dihargai, Bukan Justru Dikriminalisasi
Rutin hadirkan GERMAS di Jambi, SAH Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
SKK Migas Komitmen Dorong Penerbitan Aturan Tata Kelola Sumur Minyak Masyarakat
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



