JAMBERITA.COM - Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2022 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi turun drastis dari peringkat 8 secara nasional, terdepak ke peringkat 17. Ini berdasarkan Radiogram Penyampaian SK dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, 30 Januari 2022.
Dalam surat tersebut, dari 34 Provinsi di Indonesia, Provinsi Jambi hanya mendapat skor indeks 50,45 dengan predikat inovatif.
Kepala Balitbangda Ir Azrin Agus tak menapik hasil penilaian inovasi daerah tersebut. Dimana Provinsi Jambi sendiri mengalami penurunan. "Iya, karena banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak input inovasi nya," katanya, via pesan WhatsApp nya, Minggu (5/2/2023).
Azrin mengaku bahwa Gubernur Jambi sudah meminta semua OPD agar meng-input semua inovasi mereka masing masing di tahun 2023 ini."Untuk inovasi OPD Pemprov Jambi, tahun 2022 Balitbangda tetap baik diurutan kedua setelah Diknas, diurutan ketiga RSUD-Raden Mattaher dan urutan keempat Diskop UKM," tuturnya.
Lebih lanjut, di tahun 2023 ini, Azrin berharap kerjasama semua OPD terkait untuk kembali meningkatkan inovasi daerah seperti di tahun tahun sebelumnya." Pemprov Jambi bisa masuk 10 besar lagi di tingkat nasional," harapnya.(afm)
SAH Tegas Pertahanan Nasional Prioritas Presiden Prabowo Menjamin Keberlanjutan Pembangunan
FH Unja Edukasi 1.000 Lebih Pelajar SMAN 1 Muaro Jambi soal Kawasan Tanpa Rokok
Dorong Bibit Cabai Unggul, Tim PPM Faperta UNJA Kenalkan Inovasi Mikoriza kepada Petani Jambi
RDP Komisi III, Dishub-ESDM Bahas Angkutan Batubara di Jambi: Harus Ada Jalan Khusus
UPTD PPA Provinsi Jambi Beri Pendampingan Terhadap 11 Anak Diduga Korban Pelecehan
Inspektorat Dampingi KPK Observasi Usulan Tiga Desa Antikorupsi di Jambi
Wagub Sani: Sinergi Dinas dan Pemda Diperkuat untuk Optimal Penerimaan Pajak Daerah



