JAMBERITA.COM - Pasca aksi teror bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung, Kabupaten Jawa Barat (Jabar) Rabu (711/2022) pagi, membuat Polda Jambi memperketat pengamanan dan kewaspadaan.
Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono mengimbau warga Provinsi Jambi untuk tidak ikut-ikutan menyebar foto-foto dan video tersebut."Kami mengimbau, agar warga tidak menyebar foto dan video bom bunuh diri tersebut,” tegasnya.
Menurut Kapolda, terkait dengan menyebarluasnya kejadian tersebut melalui Media Sosial (Medsos) maka tujuan para pelaku teror tercapai, sehingga Ia mengimbau kepada masyarakat Jambi untuk tidak ikut ikutan dalam menyebarkan foto foto dan video aksi tersebut.
“Menebar teror, ketakutan, dan ketidakstabilan negara adalah tujuan teroris. Mari sama-sama kita menjaga situasi kamtibmas di Jambi tetap kondusif. Teror untuk dilawan, bukan untuk dishare,” jelasnya.(afm)
Gubernur Al Haris Fasilitasi Kepulangan 3 Warga Jambi Korban Scam Kamboja, 1 Orang Malah Menghilang
Tegas! Kanwil Kemenkum Jambi Ke Majelis Pengawas : Periksa Jika Ada Dugaan Pelanggaran Notaris
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
Al Haris Sebut Ada Dua Perusahaan Batubara di Jambi Sudah Melewati Jalur Sungai Batanghari
Dinsosdukcapil Dorong Semangat dan Loyalis Tagana se Provinsi Jambi
Isi Seminar Nasional Peringati Hari HAM, Prof Asad: FKPT Jambi Dukung Moderasi Beragama


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


