JAMBERITA.COM- Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi menggelar kegiatan Jambore Taruna Siaga Bencana Nasional (Tagana) di Bumi Perkemahan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.
Agenda Jambore dan Baksos tagana tersebut, berlangsung selama dua hari yakni, 5-7 Desember 2022 dan hari ini Rabu (7/12) resmi ditutup. Dimana sebelumnya secara resmi, agenda itu dibuka oleh Kepala Dinsosdukcapil Provinsi Jambi Arief Munandar.
Arief menjelaskan, Taruna Siaga Bencana (Tagana) adalah relawan sosial atau Tenaga Kesejahteraan Sosial berasal dari masyarakat yang memiliki kepedulian dan aktif dalam penanggulangan bencana bidang perlindungan sosial.
"Tugas Tagana adalah melaksanakan penanggulangan bencana pada pra bencana, saat tanggap darurat, maupun pascabencana, dan tugas-tugas penanganan permasalahan sosial lainnya yang terkait dengan penanggulangan bencana," tuturnya.
Menurut Arief, pada tahun 2021 lalu anggota Tagana berjumlah sebanyak 617 Orang yang tersebar di Kab/Kota se-Provinsi Jambi. Kemudian pada tahun 2022 ada penambahan anggota dari beberapa Kab/Kota yang telah melaksanakan Diksar TAGANA pada tahun 2021 yang berjumlah 84 anggota.
"Dari penambahan tersebut jumlah anggota Tagana pertahun 2022 adalah 701 orang, Kabupaten yang melaksanakan Diksar pada tahun 2021 diantaranya Kabupaten Kerinci, Tebo, Bungo dan Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar)," ungkapnya.
Melalui kegiatan jambore ini dalam rangka meningkatkan semangat dan loyalitas anggota Tagana dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan aturan yang berlaku, menjaga komunikasi dan koordinasi baik dengan Dinas Sosial Kab/Kota dan Provinsi serta antar sesama anggota Tagana maupun multipihak yang terlibat dalam Penanggulan Bencana.
"Dengan mengangkat tema, "Alam Memberi Kehidupan, Mari Menjaga Alam", maksud pada kegiatan Jambore Tagana adalah untuk penguatan bagi anggota dalam Pelaksanaan tugas dan kewajiban, bersama-sama pemerintah Provinsi dan daerah Kabupaten/ Kota dalam penanggulangan bencana di bidang Sosial," harapnya.
Arief mengatakan, dengan dilaksanakan kegiatan ini, maka akan terbentuknya karakter masing-masing individu dalam penanggulangan bencana di bidang sosial. "Selanjutnya bagi anggota juga dapat memahami peran, tugas, fungsi dan tanggungjawabnya pada penanggulangan bencana di bidang sosial," pintanya.(afm)
Gubernur Al Haris Fasilitasi Kepulangan 3 Warga Jambi Korban Scam Kamboja, 1 Orang Malah Menghilang
Tegas! Kanwil Kemenkum Jambi Ke Majelis Pengawas : Periksa Jika Ada Dugaan Pelanggaran Notaris
SAH Serukan Gerakan Sadaqah Tani Jadi Solusi Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan di Jambi
Isi Seminar Nasional Peringati Hari HAM, Prof Asad: FKPT Jambi Dukung Moderasi Beragama
Bahas Tahapan Pemilu 2024, Kapolda Jambi Silahturahmi ke KPU
Pemutihan Pajak di Jambi Lebihi Target, Siap-siap 2 Tahun Mati Pajak Dianggap Bodong


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


