Oleh : Muta Alim Hamzah*
Mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan salah satu tujuan yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945. Dimana mencerdaskan kehidupan bangsa berkaitan erat dengan pendidikan.
Pendidikan merupakan pilar utama bagi kecerdasan bangsa, tapi sayang nya masih ada anak bangsa yang belum mendapatkan pemerataan dunia pendidikan.
Di Indonesia, tidaklah menjadi hal yang tabu bahwa pada bidang pendidikan mengalami banyak permasalahan. Permasalahan Pendidikan Indonesia adalah segala macam bentuk masalah yang dihadapi oleh program-program pendidikan di negara Indonesia, seperti masalah pemerataan pendidikan yang tidak merata.
Masih banyak anak Indonesia yang putus sekolah.
Lantas, siapa yang berhak disalahkan? Padahal jelas tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 tentang pentingnya kecerdasan.
Jika bicara salah menyalahkan maka semua aspek pemerintah wajib disalahkan. Karena kurangnya perhatian aspek aspek terkait. Seharusnya kita saling bahu membahu untuk membantu mencerdaskan anak bangsa. Dengan cara memberikan fasilitas pendidikan yang layak.
Selain itu juga, Pemerataan pendidikan telah mendapat perhatian sejak lama terutama di negara-negara berkembang. Hal ini tidak terlepas dari makin tumbuhnya kesadaran bahwa pendidikan merupakan peran penting dalam pembangunan bangsa.
Misalnya saja di kota-kota besar sarana dan prasarana pendidikan disana sudah sangat maju. Sedangkan di desa-desa hanya mengandalkan sarana dan prasarana seadanya. Bukan hanya masyarakat di desa saja yang masih tertinggal pendidikannya.
Daerah-daerah di Indonesia timur bukan hanya sarana dan prasarana yang kurang tapi juga kurangnya tenaga pengajar sehingga sekolah-sekolah disana masih membutuhkan guru-guru dari daerah-daerah lain. Walaupun ada warga negara Indonesia yang tinggal di kota-kota besar tapi karena mereka termasuk ke dalam warga negara yang kurang mampu sehingga mereka tidak bisa merasakan pendidikan. Banyak anak-anak yang masih di bawah umur sudah bekerja untuk membantu orang tua mereka dalam mempertahankan hidupnya.
Dapat diambil kesimpulan bahwa pemerataan pendidikan di Indonesia belum tercapai, selain sarana dan prasarana yang belum memadai diberbagai daerah-daerah juga kesadaran masyarakat Indonesia tentang pendidikan masih kurang.
Padahal, pemerataan pendidikan di Indonesia itu sangatlah penting. Padahal telah banyak cara yang ditempuh agar pendidikan merata di setiap daerah. Tentunya, kita semua berharap bahwa Indonesia menjadi negara yang memiliki SDM berkualitas, berpendidikan serta berpotensi. Karena bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki generasi yang cerdas dan berpotensi.
Jadi sesuai uraian saya diatas pemerataan pendidikan yang masih kurang sangat berkaitan erat dengan sila kelima dari pancasila yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dimana berdasarkan penjelasan menyebutkan bahwa masih ada anak bangsa yang tidak merasakan yang namanya belajar dan mengenyam pendidikan.(*)
Penulis : Mahasiswa Poltekkes Kemenkes jambi jurusan keperawatan*
Kriminalitas hubungan nya dengan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab
EcoPrint pelatihan kewirausahaan Pemberdayakan Masyarakat Kota Jambi, Komunitas Rumah Kreatif Pemuda
GEGER! RSUD Raden Mattaher Jambi Mendadak Cari 'Penyembuh Jiwa'? Ini Faktanya
