JAMBERITA.COM - Berdasarkan laporan dari 5 suspect yang di laporkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi mengatakan ada 4 pasien terkonfirmasi positif Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) di Provinsi Jambi.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Jambi dr Fery Kusnadi SpoG menjelaskan, dari 4 kasus yang positif ditemukan sebanyak 2 orang yang telah meninggal dunia. "Secara keselurahan itu ada 11 suspect tapi ada penyakit lain, artinya kalau yang murni atau positif itu cuma 4," ungkapnya kepada awak media saat di Gedung DPRD Provinsi Jambi.
Menurut Fery, langkah kedepan dalam mengatasi ginjal akut pada anak, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan RSUD Raden Mattaher dapat melakukan penyembuhan.
"Kita mengharapkan Rumah Sakit Raden Mattaher nanti bisa melaksanakan cuci dara kepada anak. Kita mengharapkan RS Raden Mattaher dapat melakukan penyembuhan," harapnya.
Sementara untuk semua jenis obat sirup, pihaknya masih menjalankan surat edaran dari Kemenkes kepada seluruh kepala Dinas Kabupaten Kota, apotek dan tokoh obat tentang pelarangan sementara obat sirup.
"Harapan, kita melalui tenaga kesehatan di rumah sakit dan apotek, akan memberikan pengumuman untuk sementara tidak menjual obat-obatan jenis sirup dan ini sudah di laksanakan dari hari Minggu kemarin," pungkasnya.(afm)
SAH Ucapkan Diragahayu Kemerdekaan RI Ke 81, Semangat juang Indonesia Raya, Maju dan Sejahtera
Mandiri dan Meriah, Warga Metro Kedaton Gelar Pesta Kemerdekaan dengan 12 Perlombaan Tradisional
Semangat HUT ke-81 RI, Bupati Fadhil Arief Komitmen Selaraskan Pembangunan dengan Arahan Pusat
BK Kunker ke DPRD DKI Jakarta, Bahas Kedisiplinan Anggota Dewan
DPRD Beri Solusi ke Pemprov Jambi, Angkutan Batubara Lewati Jalur Sungai Batanghari
Komisioner KPU RI Idham Kholik Akan Isi Kuliah Umum Di UIN Jambi
500 Peserta Meriahkan Fun Run HUT RI ke-81, Wagub Sani: Jalan Sehat Wujudkan Jambi Maju dan Kompak


