Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen pada September 2026, NTP Ikut Melonjak naik 1,29 Persen



Jumat, 02 Oktober 2026 - 10:34:02 WIB



Suasana ruangan saat rilis BPS Provinsi Jambi, Kamis (1/10/2026).
Suasana ruangan saat rilis BPS Provinsi Jambi, Kamis (1/10/2026).

JAMBERITA.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi resmi merilis data Perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Nilai Tukar Petani (NTP) periode September 2026 pada Kamis (1/10/2026). Secara tahunan (year on year/y-on-y), Provinsi Jambi mencatatkan inflasi sebesar 2,97 persen dengan IHK berada di angka 113,06.

Dalam rilis tersebut, Muara Bungo tercatat mengalami inflasi tertinggi sebesar 3,98 persen (IHK 114,82). Sementara itu, tingkat inflasi terendah terjadi di Kota Jambi, yakni sebesar 2,62 persen (IHK 111,62).

Kepala BPS Provinsi Jambi, Aidil Adha, menjelaskan bahwa inflasi y-on-y di Provinsi Jambi dipicu oleh lonjakan harga pada sepuluh kelompok pengeluaran masyarakat.

"Kenaikan indeks pengeluaran tertinggi terjadi pada kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 5,35 persen, disusul kelompok Kesehatan sebesar 4,51 persen, kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 4,35 persen, serta kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 4,08 persen," ujar Aidil.

Selain itu, peningkatan harga juga terjadi di sektor lain, seperti Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga: naik 3,15 persen.

Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga: naik 2,92 persen dan Transportasi: naik 2,52 persen. Lalu Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan: naik 1,56 persen, kemudian Pendidikan: naik 0,93 persen serta Rekreasi, Olahraga, dan Budaya: naik 0,88 persen.

Di sisi lain, satu-satunya sektor yang mengalami deflasi atau penurunan indeks adalah kelompok Pakaian dan Alas Kaki, yang terkoreksi sebesar 4,01 persen.

Adapun secara bulanan (month to month/m-to-m), Jambi mengalami inflasi sebesar 0,19 persen. Sementara itu, tingkat inflasi kalender (year to date/y-to-d) tercatat sebesar 2,32 persen.

Kabar positif datang dari sektor pertanian. Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada September 2026 tercatat berada di level 196,13, atau naik 1,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan NTP ini ditopang oleh Indeks Harga yang Diterima Petani (It) yang tumbuh 2,03 persen, melampaui Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) yang hanya naik 0,73 persen.

" Jika dibandingkan dengan periode September 2025, NTP Jambi pada September 2026 mengalami lonjakan signifikan hingga 13,39 persen. Peningkatan daya beli ini juga tecermin dari Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Jambi yang mencapai 200,04, atau menguat 1,44 persen secara bulanan," terang Aidil.

Di sisi konsumsi perdesaan, Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) Provinsi Jambi menguat 0,77 persen. Kenaikan ini didorong oleh hampir seluruh kelompok pengeluaran konsumsi rumah tangga, kecuali kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya yang mencatatkan penurunan tipis 0,16 persen. (tts)





Artikel Rekomendasi