JAMBERITA.COM - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) merilis rekaman terbaru hasil pemantauan camera trap (kamera jebak) di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) melalui akun Instagram resminya, Minggu (28/9/2026). Unggahan tersebut menampilkan rekaman visual dari berbagai fauna liar yang mendiami bentang alam ekosistem Kerinci Seblat.
Sejumlah satwa terlindungi tampak melintas dan beraktivitas secara alami di kawasan hutan tersebut. Di antaranya termasuk Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae), Kucing Emas Sumatra (Catopuma temminckii), Beruang Madu (Helarctos malayanus), Kambing Hutan Sumatra (Capricornis sumatraensis sumatraensis), hingga Rusa Sambar (Rusa unicolor).
Kemenhut menyatakan keberadaan dan keberagaman satwa yang terekam menjadi indikator nyata bahwa kondisi habitat hutan Kerinci Seblat masih terjaga secara alami dan sehat. Fungsi ekosistem yang berjalan baik mampu menyokong keberlangsungan hidup berbagai fauna endemik secara berkelanjutan.
Pemerintah juga mengajak masyarakat luas untuk terus melestarikan kawasan TNKS sebagai salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati Indonesia. Upaya perlindungan habitat ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mendukung skenario pencapaian Indonesia’s Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net Sink 2030.(afm)
Kabut Asap Jadi Sorotan : FH UNJA Bahas Hukum Adat dan Pembangunan Berkelanjutan
Kabut Asap Jadi Perhatian : Kanwil Kemenkum Jambi Datangi Dinkes dan KemenHAM
Kepsek Titian Teras Jambi Benarkan Dugaan Pengeroyokan, 5 Siswa Dskors
BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih Biayai Penyakit Jantung
Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 Dibuka 28 September
Menaker: Generasi Muda Harus Siap Beradaptasi dengan Perubahan Dunia Kerja
Kabut Asap Jadi Perhatian : Kanwil Kemenkum Jambi Datangi Dinkes dan KemenHAM


