JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris tegaskan jalan Kotoboyo bukan jalan khusus batubara. Ia mengatakan, jalan yang akan dibangun tersebut merupakan jalan alternatif.
"Kita mencari formulasi bagaimana pengendara batubara. Bagaimana supaya angkutan ini tidak lagi menimbulkan korban. Bagaimana yang terbaik yang kira-kira mengurangi angka kecelakaan," kata Haris.
Haris mengatakan, jalan khusus batubara yaitu di Desa Sakean kabupaten Muaro Jambi yang baru saja dilakukan ground breaking (peletakan batu pertama). Sementara jalan Kotoboyo merupakan jalan alternatif yang dibangun oleh pemerintah daerah setempat.
Senada dengan itu, Kepala Biro Perekonomian Setda provinsi Jambi Johansyah juga menerangkan hal yang sama.
"Kotoboyo bukan jalan khusus batubara . Kotaboyo itu yang sekarang tembus Bulian itu bukan jalan batubara itu adalah jalan alternatif," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa jalan Kotoboyo tersebut dibangun oleh pemerintah kabupaten Batanghari bersama dengan TNI.
"Jalan alternatif, pembangunan sekarang kabupaten Batanghari dan melibatkan TMMD dari TNI kita nanti akan membantu mereka untuk pengerasan," ujarnya.
Johansyah mengatakan saat ini pemerintah provinsi Jambi sedang mengkaji kaji adalah jalur sungai sebagai salh satu solusi untuk pengangkutan batubara.
"Hari Minggu (9/10/2022) ini kita akan bertemu dengan salah satu investor yang akan melakukan pengerukan jalur sungai tapi belum kita putuskan," kata Johansyah. (sap)
Turun Rp. 161,02/kg, Berikut Harga TBS Kelapa Sawit Disbun Provinsi Jambi Periode 7-13 Oktober
Bantu UMKM Mencari Alternatif Permodalan, Tim Pengabdian FEB UNJA Adakan Pelatihan P2P Lending
Wakapolda Terima Silahturahmi GM Sumbagsel PT. Pertamina Niaga
Selamat, Seluruh Prodi FKIK UNJA Bersertifikasi ISO 21001:2018
Inspektorat Telisik Realisasi Kartu Jambi Sehat Sebesar Rp 25 M, di Merangin Paling Sedikit Penerima
Lindungi Masyarakat, SAH Minta Kejelasan Kewajiban Vaksin Meningitis Jamaah Haji dan Umroh
Pengwil Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Jambi 2026-2030 Dilantik

