Anggaran Minim Ditambah Birokrasi yang Sulit, Cecep: Olahraga Jangan Dipandang Sebelah Mata



Jumat, 26 Agustus 2022 - 19:07:33 WIB



JAMBERITA.COM- Ketua Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Jambi Cecep Suryana mengkritik pemerintah provinsi Jambi terkait minimnya anggaran pembinaan bagi olahraga di Provinsi Jambi.

Hal ini ditambah dengan proses pencairan yang sulit dengan birokrasi yang rumit. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan dalam Pembukaan sirkuit II Panjat Tebing FPTI Pengprov Jambi Jumat 26 Agustus 2024 di Venue Danau sipin Kota Jambi.

Acara yang dibuka Kasi Ops Kolonel Selamet mewakili Danrem 042 Gapu digelar 3 hari yakni 26 - 28 Agustus 2022. Adapun peserta berasaI dari 10 Pengcab dan peserta Putra 47 Orang, Putri 24 Orang.Total peserta 71 Orang.

"Tantangan olahraga prestasi di Jambi saat  ini adalah persoalan anggaran pembinaan yang sangat minim, sehingga banyak cabor sangat kesulitan menjalankan kegiatan pelatihan, pembinaan dan kompetisi," kata Cecep.

Hal ini di karenakan berubahnya mekanisme pencairan anggaran yang dulu hibah sekarang masuk kedalam dipa anggaran Dispora. 

"Disamping jumlahnya sangat minim, birokrasi pencairannya juga sangat sulit dengan sistem rembes. Beberapa cabor sudah melaksanakan kegiatan dan pelaporan tapi dana pembinaan tidak juga kunjung dibayarkan. Hal ini harus menjadi perhatian serius oleh pemangku kebijakan," katanya.

Makanya, Ia meminta kepada pemerintah agar olahraga tidak dipandang sebelah mata. Harus dapat perlakuan dengan baik, karena olahraga ini menghasilkan jiwa jiwa patriotik yang sportif, sehat dan menumbuhkan jiwa solidaritas antar sesama. 

"Itulah makna dan hasi dari olahraga. Jika jiwa jiwa sehat, sportif dan solidaritas meningkat maka tujuan kita berbangsa dan bernegara akan mendapat hasil yang tepat," pungkasnya.(*)





Artikel Rekomendasi