JAMBERITA.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perusahaan Petro China. Senin, (1/8/2022).
"Ada laporan beberapa masalah demonstrasi di kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur," kata Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto.
Dalam RDP tersebut, dewan menyoroti terkait dengan CSR Petro China dan pengoptimalan sumber daya manusia di wilayah Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.
"Kita sama-sama tau, anomali Petro China itu di blog Jabung, Tanjabbar dan Tanjabtim. Tapi kemiskinan tertinggi disitu dan indeks pembangunan manusia terendah disitu," jelasnya.
Dewan mempertanyakan pengoptimalan sumber daya manusia. Dimana warga lokal masih diartikan warga negara Indonesia secara keseluruhan, bukan putra daerah.
"Lokal masih dipahami Indonesia, bukan hanya Jambi. Termasuklah kita berharap membuka akses terhadap kontraktor lokal di Jambi, Tanjabbar dan Tanjabtim," ujarnya .
DPRD provinsi Jambi juga meminta, agar kantor pusat Petro China yang saat ini berada di Jakarta dapat dipindahkan ke Jambi, hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jambi.
"Kita minta pindah ke Jambi, karena kalau di Jambi PAD kita akan membaik dan membuka lowongan pekerjaan di Jambi," sebutnya. (sap)
Dukung Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih, Haris Bagikan Bendera ke Jalan
Tegas ! SAH Minta Pemerintah Optimalkan Booster ke 3, Sebelum Rencanakan Vaksinasi Covid Dosis 4
PT PAL di Muaro Jambi Terancam Disegel, DPRD : Tidak Memiliki Izin Pengolahan Limbah
Sudirman Resmi Menjabat Kakwarda Pramuka Jambi Masa Bakti 2022-2027
Teater Tonggak Akan Gelar Karya Pengolahan 'LESUNG LUCI' di Jambi dan Palembang
Mancing Tengah Malam, Seorang Pria di Jambi Hilang Misterius hanya Menyisakan Motor & Gorengan



