Kretifitas Mahasiswa melalui Mata Kuliah Islamic Entrepreneurship



Rabu, 29 Juni 2022 - 15:28:51 WIB



Oleh: Rizky Amelia Haibuan*

 

 

Jambi dikenal sebagai Kota kuliner yang memiliki berbagai macam ragam makanan dan cemilan yang digemari oleh setiap kalangan. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam mengemas sajian-sajian makanan yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat wabilkhususnya kaum remaja milenial.

Maraknya penjualan produk-produk yang semakin canggih sesuai dengan eranya, tentu memberikan kemudahan bagi calon pengusaha muda untuk mempromosikan hasil kreativitas makanan dan cemilan yang dapat ditawarkan kepada  masyarakat. Mengingat masyarakat jambi dijuluki sebagai masyarakat yang hoby jajan, maka berbagai jenis makanan yang ditampilkan memiliki nilai jual dengan menampilkan kemasan yang menarik.

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dalam hal ini telah mengaplikasikan kreativitas mahasiswa melalui mata kuliah Islamic Entrepreneurship. Mata kuliah ini bukan hanya memberikan materi yang disampaikan di dalam kelas, melainkan juga mengadakan praktik yang langsung diaplikasikan oleh mahasiswa di lapangan dengan membuat berbagai macam kemasan makanan dan cemilan yang lebih kekinian.

Bapak Aris Munandar, S,Pd., M.Pd selaku dosen pengampu mata kuliah Islamic Entrepreneurship mengatakan bahwa, untuk mengembangkan kretifitas mahasiswa tentu mata kuliah Islamic Entrepreneurship ini dapat menjembatani mahasiswa dalam mengembagkan kreatvitas berwirausaha. Ada lima kelas yang diajar kurang lebih dalam satu kelas ada 30 mahasiswa. Dari tiap-tiap kelas mahasiswa dibagi empat kelompok, maka sebelum mareka turun kelapangan terlebih dahulu diberi tantangan untuk membuat draft bisnis plainnya untuk memberi gambaran bisnis apa yang akan mareka buat. Dari masing-masing mareka mempresentasikan draft bisnis plain yang dibuat oleh mahasiswa tersebut. Sebagai bentuk evaluasi dari kegiatan ini, masing-masing kelompok wajib membuat bisnis plainya sesuai dengan template yang diberikan dan sekaligus membuat video kegiatan.

Menariknya mahasiswa yang terjun langsung kelapangan untuk mempraktikan produk yang telah dibuat dapat terjual dan memiliki daya saing dengan makanan dan cemilan yang ada dipasaran. Adapun bentuk dan jenis makanan dan cemilan yang telah dibuat oleh mahasiswa yaitu berupa seblak exspresi, soktahuu, basreng, lumpia jagung, banana chips, minuman satu rasa, sosis pita, telur congkel mantul, empek-empek, keripik singkong dan salat buah. Dari masing-masing produk yang telah dibuat oleh mahasiswa, dikemas dengan menarik dan dijual dengan harga yang terjangkau sesuai dengan selera kalangan masyarakat.

Kurang lebih dalam pelaksanaan penjualan yang dilakukan oleh mahasiswa suda berjalan dalam waktu tiga minggu dan dapat terjual dengan baik. Tentu ini akan terus berlanjut dengan dikelola oleh mahasiswa langsung dari rumah dan dalam penjualanya menerima pemesanan langsung antar.

Dukungan ini perlu diperhatikan oleh pihak Universitas dan dosen serta orang tua untuk mengarahkan mahasiswa agar lebih mandiri dan berprestasi. Teringat dengan penyampaian yang dikatakan oleh Staf Ahli Gubernur Jambi yang menyatakan kisah seorang pemuda yang berwirausaha dengan penghasilan yang menjanjikan, suatu ketika orang tua menghadap kepada beliau untuk menjadikan anaknya sebagai tenaga honorer. Tentu untuk status sosialnya ketika menjadi tenaga honorer itu bagus, akan tetapi jika difikirkan dalam aspek ekonominya lebih baik anak ini terus fokus dengan usaha yang ia jalankan dengan penghasilan yang lebih menjanjikan.

Melihat kreativitas mahasiswa, ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk menumbuhkembangkan potensi berwirausahanya dengan mendapatkan penghasilan yang dapat membantu mengurangi beban orang tua dan mengajarkan mahasiswa untuk lebih mandiri. Mengingat meningkatnya daya saing dalam memasuki dunia kerja, tentu pihak kampus telah sigap mengambil langkah dalam rangka mempersiapkan mahasiswa untuk mampu mengembangkan potensinya serta bebas berekspresi untuk mampu bersaing dalam menghadapi perkembangan zaman.(*)

 

 

Penulis adalah: Mahasiswa MPI UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi*



Artikel Rekomendasi