JAMBERITA.COM - Jelang hari raya Idul Adha, wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak khususnya sapi dan kerbau banyak ditemui. Dua wilayah yang sudah ditemukan PMK pada hewan ternak yaitu Jawa Timur dan Aceh.
Meski hanya menyerang hewan, PMK sendiri diketahui bisa cepat menyebar ke hewan ternak lain. Pemerintah Kota Jambi, saat ini sudah membentuk tim khusus untuk menangani hal ini.
Walikota Jambi Syarif Fasha dalam konferensi pers yang diadakan di ruang utama Bappeda Kota Jambi mengatakan, masyarakat tidak perlu terlalu khawatir karena pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan.
"Kami sudah membuat alur, setiap pemasok harus berkoordinasi dengan dengan Dinas Pertanian. Dan sepi yang sudah di tes kesehatan akan diberikan tanda," jelasnya. Senin, (13/6/2022).
Ia juga mengatakan untuk Kota Jambi sendiri sumber hewan kurban 90 persennya berasal dari Lampung. "Sampai saat ini Lampung belum masuk kategori," ujarnya.
Sementara itu, untuk harga hewan kurban di Kota Jambi. Fasha pastikan harga tetap akan stabil. "Saya pastikan harga normal. Nanti juga akan di backup dengan daging beku," pungkasnya. (sap)
Pemerintah Tidak Kekurangan Informasi, tetapi Masih Perlu Memperkuat Komunikasi Publik
SAH Yakin Masyarakat Makin Cerdas Pilih Pak Bowo di 2024 Karena Ingin Kekayaan Indonesia Terjaga
PT. Bukit Kausar Merger ke PTPN VI Jambi, Genjot Produktivitas 25 Ton/Ha
Dorong UMKM Jambi Naik Kelas, Diana Ajak Pelaku Usaha Jadikan KI Aset Ekonomi
