Teriknya Matahari, Al Haris- Edi P Tampung Aspirasi Mahasiswa di Lapangan Kantor Gubernur Jambi



Rabu, 30 Maret 2022 - 13:46:50 WIB



Gubernur Jambi Al Haris dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto saat menampung aspirasi Mahasiswa di lapangan Kantor Gubernur Jambi, Rabu (30/3/2022).
Gubernur Jambi Al Haris dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto saat menampung aspirasi Mahasiswa di lapangan Kantor Gubernur Jambi, Rabu (30/3/2022).

JAMBERITA.COM - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI kembali turun kejalan dengan menggelar aksi demonstrasi ke Gedung DPRD Provinsi Jambi, Rabu (30/3/2022).

Belum lama berorasi mereka langsung ditemui oleh Gubernur Jambi Al Haris dan Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, selanjutnya mahasiswa mengajak untuk berdialog terkait tuntutan mereka dilapangkan depan kantor Gubernur Jambi.

Tak perduli teriknya panas matahari, Al Haris dan Edi Purwanto juga mengikuti untuk mendengarkan aspirasi mereka di lapangan hijau kantor Gubernur Jambi.

"Kami bukan menghalangi aktivitas masyarakat, tetapi bukti kami mahasiswa mengajak pemerintah dan DPRD untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Provinsi Jambi," ujar salah satu mahasiswa.

Saat sudah berada di lapangan Kantor Gubernur, Mahasiswa meminta untuk serius menangani Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sekaligus mengawal aktivitas tersebut.

"Nggak mungkin excavator bisa terbang melainkan ada yang mengawal," ujarnya tidak menutup kemungkinan banyak oknum-oknum juga turut bermain PETI.

Hampir kurang lebih satu jam mereka berdialog di lapangan kantor Gubernur, kemudian salah satu Mahasiswa lainnya mengapresiasi Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto dan Gubernur Jambi Al Haris yang telah menerima mereka berdialog dibawa teriknya panas matahari.

"Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi pak Ketua DPRD dan pak Gubernur panas panas," jelasnya.

Beberapa tuntutan mereka yaitu, soal Minyak Goreng, Pengentasan Kemiskinan, PETI dan mendesak DPRD Provinsi Jambi mengawal program Jambi Mantap itupun langsung ditandatangani menjadi pakta integritas.

Apabila dinilai tidak ada realisasi, maka para mahasiswa mengaku akan kembali menggelar aksi."Apabila tidak ada realisasi maka akan turun kembali," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi