Ketum BMKJ Nasional Sebut Buku '65 Tokoh' Adalah Pokok Pikiran Ingin Membangun Jambi



Senin, 03 Januari 2022 - 11:14:03 WIB



JAMBERITA.COM, JAKARTA - Ketua Umum Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Nasional, Irjen Pol (Purn) Syafril Nursal memastikan, para tokoh-tokoh Jambi diperantauan akan turut berkontribusi serta agar negeri maju.

Hal itu disampaikan Syafril dalam webinar dan peluncuran buku "65 Tokoh: Perspektif Pemikiran Membangun Jambi". Acara ini dalam rangka HUT Provinsi Jambi ke-65 tahun.

Syafril menjelaskan, 65 tokoh-tokoh dalam buku ini, merupakan para senior yang memiliki kompetensi tinggi. Mereka adalah profesor, doktor, rektor, politikus, birokrat, pembisnis-pembisnis sukses. 

"Ini menurut saya sangat unik, mengapa? karena biasanya buku itu berisi tentang pikiran besar dari 2-3 orang. Sedangkan buku ini berisi pokok-pokok pikiran 65 tokoh jambi perantauan dengan berbagai perspektifnya dengan pemikirannya, komptensinya dan pengalamannya. Saya terima kasih kepada mereka. para tokoh-tokh yang begitu cinta terhadap Jambi," kata Syafril, Minggu (2/1/2021). 

Buku 65 tokoh, lanjut Syafril, berisi pokok pikiran para tokoh pembahasan dan diorientasikan bagaimana mengembangkan potensi-potensi spesifik yang dimiliki Jambi sebagai pemicu pembangunan."Kita menyusun bagian spesipik yang kita miliki." 

Ia mencontohkan, di Kerinci akan fokus pada pemikiran pembangunan pariwisata, karena alamnya. Kemudian, Kabupaten Merangin, sebagai wilayah terluat pertanian. Kita ingin pertanian berkembang menjadi pusat pertanian.

"Barangkali nanti disitu ada sekolah pertanian, institut pertanian, ada pembibitan, ada laboratorium pertanian," ucapnya.

Selanjutnya, Kabupaten Sarolangun sebagai daerah pertambangan. "Mari kita bangun pertambangan itu dengan baik sehingga bisa memberi kontribusi bagi negeri kita, tetapi alam juga tetap terjaga dengan baik," kata dia. 

Lalu, Muaro Bungo dalam konsep para tokoh ingin dijadikan sebagai kawasan bisnis wilayah barat. Karena sudah ada Bandara. Adapun Kabupaten Batang Hari, akan dijadikan pusat perkebunan dan pertanian. 

"Dan di Muara Jambi kita berharap bisa berkembang industri di sepanjang Sungai Batang Hari itu dan bisa mengkoneksikan ke Tanjung Jabung dan lain-lain, dan pelabuhan ujung jabung bisa kita selesaikan konektifitasnya. Nah itu yang terkandung di dalam buku itu. Bagaima pengembangan pendidikan, bagaiman SDM -nya. Kita berharap SDM-nya tumbuh berkembang seiring dengan SDA yang kita miliki. Sehingga SDA Jambi dapat dimanfaatkan dan dikelola dengan baik untuk kepentingan kesejahteraan Jambi. Tentu saja buku tidak berhenti disini, harapan kami," pungkasnya.(*)



Artikel Rekomendasi