Sempat Tertunda Karena Corona, Tahun Ini Festival Kerinci Kembali Dibuka



Senin, 08 November 2021 - 00:17:34 WIB



Gubernur Jambi Al Haris bersama Bupati Kerinci Adi Rozal saat melakukan pemukulan beduk tanda dimulainya Festival Kerinci, Minggu (7/11/2021).
Gubernur Jambi Al Haris bersama Bupati Kerinci Adi Rozal saat melakukan pemukulan beduk tanda dimulainya Festival Kerinci, Minggu (7/11/2021).

JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris secara resmi membuka Festival Kerinci ke-19 tahun dengan mengusung Tema "Kita tingkatkan inovasi dan kreatifitas untuk meningkatkan Ekonomi Masyarakat" di Danau Kerinci, Minggu (7/11/2021).

Untuk diketahui, sudah hampir 2 tahun Covid-19 melanda dunia maupun Indonesia khususnya Provinsi Jambi. Situasi ini mematikan perekonomian yang ada terutama sektor pertanian dan sektor pariwisata, sehingga pelaksanaan Festival Kerinci yang merupakan Event tahunan sempat tertunda.

Namun kali ini Event Festival Kerinci ini bisa terlaksana dan berlangsung sangat meriah serta tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes). Festival Kerinci ini dipadukan dengan budaya Kerinci dengan tarian khas Kerinci.

Al Haris mengatakan bahwa semua patut bersyukur, dimana Kabupaten Kerinci diberkahi alam yang luar biasa, dengan bentangan Gunung Kerinci dan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), serta Danau Kerinci. 

Selain alam, Kabupaten Kerinci juga memiliki khasanah budaya dan kearifan lokal, dan masyarakat Kerinci dikenal masih kental dengan budaya dan Alam (culture anda nature) ini berpadu menjadi sumber daya yang sangat penting dan sangat mendukung dalam pembangunan Kabupaten Kerinci. 

"Keindahan  Bumi Sakti Alam Kerinci dan kekayaan khasanah budaya tersebut sangat mendukung dalam pariwisata Kerinci, dan menjadi keunikan/kekhasan tersendiri bagi Kerinci, yang selanjutnya memberikan economic gain (manfaat ekonomi) yang sangat besar kepada masyarakat Kabupaten Kerinci," tuturnya.

Untuk itu, Al Haris berharap dalam pelaksaan event festival Kerinci harus juga dipadukan dengan budaya lokal sehingga ada terciptanya keindahan. "Event-event kita ini haruslah diikuti dengan budaya. Event-event kita ini tidaklah indah tanpa budaya termasuk juga event-event kulinernya," tuturnya.

Menurut Al Haris, ini tugas kedepan bagaimana meramu event kerinci ini untuk di perdalam event-event budaya. "Untuk itu kita perlu inovasi baru pada festival kerinci ini. Tahun depan kami akan berkolaborasi dengan pemkab kerinci dalam agenda festival Kerinci yang akan datang," ujarnya.

Pemprov Jambi sangat mendukung dalam pengembangan Kerinci menjadi destinasi wisata unggulan. Meskipun dengan keterbatasan anggaran, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi telah mengupayakan membangun jalan Kerinci untuk meningkatkan akses.

"Karena pembangunan infrastruktur, terutama infrastruktur jalan merupakan keharusan dalam pengembangan wisata dan aktivitas perekonomian," sebutnya.

Festival Kerinci ini adalah festival yang di mulai kembali setelah Covid-19 melanda dan sempat vakum. Untuk itu Al Haris juga berharap masyarakat Kerinci betul-betul menjaga Prokes agar Covid-19 tidak menyebar lagi.

"Dan insyaAllah kalau Covid-19 sudah mulai hilang pasti akan tumbuh sektor-sektor kita, yaitu pariwisata kita akan terbuka. Kemudian kita berharap Kerinci ini yang paling tinggi nilai jualnya adalah pertanian dan kedua adalah pariwisata," tambahnya.

"Kalau kedua sektor ini hidup maka Kerinci akan luar biasa. Walaupun sektor pariwisata lumpuh, tapi sektor pertaniannya sangat mendukung sehingga Covid-19 tidak begitu terasa," jelasnya.

Saat itu, Al Haris tampak didampingi Bupati Kerinci Adi Rozal, Bupati Tanjabtim Romi Haryanto, Forkopimda Kabupaten Kerinci, Ketua beserta anggota DPRD Kabupaten Kerinci dan OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi.(afm)





Artikel Rekomendasi