Al Haris Jemput Bola ke RS Harapan Kita, 2022 Khusus Pelayanan Jantung di Jambi Segera Terwujud



Jumat, 05 November 2021 - 01:31:23 WIB



JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris menggelar pertemuan dengan Direksi Rumah Sakit (Rs) Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Kamis (14/11/2021).

Dimana dalam pertemuan tersebut dipimpin langsung Direktur Utama (Dirut) Dr. dr. Iwan Dakota, SpJP(K), MARS, FACC, FESC, membahas terkait kerjasama Jejaring Kardiovaskular Rs Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita dengan RSUD Raden Mattaher Jambi. 

Al Haris berharap, di tahun 2022 mendatang RSUD Raden Mattaher Jambi sudah harus mandiri dalam hal pelayanan jantung. Terlebih saat ini, gedung untuk pelayanan jantung sudah tersedia yakni, menggunakan gedung baru 6 lantai eks ruang isolasi Covid 19 yang sekarang sudah nol pasien, pun pelayanan kesehatan jantung juga saat ini sudah berjalan.

“Kami berharap, kalau bisa tahun depan kita sudah bisa operasional bukan tahun 2023. Karena masyarakat Jambi ekonominya terbilang menengah kebawah, untuk perawatan jantung ini sudah harus berbiaya murah, tidak harus ke Jakarta, butuh waktu cukup lama, bisa berulang-ulang, butuh biaya cukup besar, belum lagi keluarga yang mendampingi juga harus pakai biaya juga,” ujarnya.

Dihadapan Dirut RS Harapan Kita, Al Haris juga menyatakan apa-apa saja yang menjadi tanggung jawab nantinya, itu akan dipenuhi termasuk juga soal kesiapan gedung pelayanan jantung. Kendati demikian, Al Haris juga berujar tinggal lagi pihaknya menunggu kedatangan pihak RS Harapan Kita untuk mengecek langsung ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

“InsyaAllah, apa-apa yang menjadi tanggung jawab kami, kami siap penuhi. Gedung juga sudah mantap, tinggal nanti kami menunggu Dokter Iwan dan kawan-kawan kapan bisa ke Jambi, mana-mana yang dirasa kurang kami siap benahi, mohon nanti Pak Dokter bisa mengawal DAK untuk penyempurnaan Rumah Sakit Jantung Provinsi Jambi, kami harapkan bisa terealisasi dalam tahun depan," terangnya.

Untuk itu dirinya berharap bimbingan serta bantuan dari pihak RS Harapan Kita agar masyarakat Jambi ketika perlu tindakan/operasi jantung, itu cukup di RSUD Raden Mattaher saja dan tidak perlu jauh-jauh lagi ke Jakarta bahkan ke luar negeri. "Tentunya kami pemerintah ingin pelayanan Jantung ini bisa lebih cepat, lebih mudah, lebih efisien dan bisa membantu masyarakat yang tidak mampu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Al Haris mengaku akan mensupport program tersebut serta berusaha mempercepat proses Sumber Daya Manusia (SDM) di RSUD Raden Mattaher Jambi. "Kami harap dukungan dari RS Harapan kita untuk DAK-nya untuk pengadaan sarana alat kesehatan dari pemerintah pusat, dan akhir tahun 2022 program ini sudah bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan," pintanya.

Menurut Dr. Iwan Dakota, Provinsi Jambi untuk pelayanan pengobatan Jantung yang saat ini berada di Zona Hijau,harus bisa masuk ke zona Merah (kategori Mandiri),adapun yang harus diperbuat Provinsi Jambi dalam waktu dekat adalah menyediakan gedung khusus untuk rumah sakit jantung.

"Selanjutnya RS Harapan Kita melalui DAK Kementerian Kesehatan akan memberikan anggaran untuk peralatan dan fasilitas, juga untuk menjamin ketersediaan SDM, baik untuk pelatihan keperawatan, sampai ketersediaan dokter," tuturnya.

Dr. Iwan juga menyambut baik harapan Gubernur Jambi dalam penanganan Operasi Jantung di RSUD Raden Mattaher Jambi. Menurut Dr Iwan ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Kemenkes no 7182 tahun 2020.

"Kami siap untuk mengampu 54 Rumah Sakit di berbagai Provinsi, khususnya untuk RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi, yang saat ini baru bisa melayani penyakit jantung untuk tindakan IMB non bedah. InsyaAllah akan kita tingkatkan kemampuannya menjadi mandiri dalam 2 (dua) tahun kedepan sehingga dapat melakukan pelayanan yang Holistik termasuk bedah jantung terbuka," tambahnya.

"Saya juga berterimakasih atas dukungan yang kuat dari Bapak Gubernur, saya yakin kolaborasi dan sinergitas yang baik ini, program kemandirian pelayanan jantung di RSUD Raden Mattaher ini akan segera terwujud," jelasnya.

Acara yang penuh keakraban ini dihadiri pejabat yang mendampingi Gubernur yaitu Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kadis Perhubungan, Karo Adm pimpinan, dan kaban Penghubung. Direktur RSUD Raden Mattaher beserta jajaran.

Kemudian juga dari pihak RS Harapan Kita yaitu, Direktur Medis, Direktur Perencanaan, Direktur Keuangan, Kasubbid Bedah Jantung dan Ketua Tim Jejaring pembentukan RS Jantung Nasional.(afm)





Artikel Rekomendasi