SAH minta pemerintah Tak Setengah Hati Bantu Turunkan Harga Tes Swab PCR



Sabtu, 30 Oktober 2021 - 07:14:10 WIB



JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM meminta pemerintah tidak setengah hati  membantu masyarakat mengakses tes polymerase chain reaction (PCR) covid-19. Khususnya masalah Tarif maksimal Rp 300 ribu untuk tes swab PCR dinilai tidak bersahabat bagi kelompok menengah-bawah.

Menurut anggota Fraksi Partai Gerindra ini, sebelumnya pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa harga tes PCR senilai Rp 300 ribu itu paling murah di dunia dan memastikan tidak akan ada subsidi untuk harga PCR. Namun faktanya, tarif tes PCR malah bisa diturunkan lagi menjadi Rp 275 ribu.

"Seharusnya pemerintah menurunkan biaya swab test semurah mungkin, agar masyarakat semua kelas dapat melakukannya. Sangat diharapkan pemerintah menggratiskan swab test," ungkap bapak beasiswa Jambi tersebut (28/10) kemarin.

Sehingga SAH yang dikenal sebagai pejuag aspirasi itu menegaskan pemerintah harus mengutamakan kesehatan. Pemerintah tidak boleh hitung-hitungan untuk keselamatan masyarakat di tengah wabah virus korona (covid-19) ini.

"Kalau pemerintah bisa mengalokasikan anggaran yang besar untuk penanganan ekonomi dan Pilkada, seharusnya hal yang sama juga dapat dilakukan untuk swab test," ungkapnya.

Selanjutnya SAH menyebutkan alokasi anggaran kesehatan sangat besar. Anggaran itu dapat digunakan untuk mensubsidi hingga menggratiskan swab test.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) diminta mengkoordinasikan hal tersebut dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sehingga, alokasi anggaran pagu lain di bidang kesehatan dapat dialihkan untuk swab test.

Jika PCR test gratis dapat diwujudkan, pemerintah akan mudah mendeteksi penyebaran covid-19. "Sehingga penanganannya lebih mudah dilakukan oleh pemerintah," tandasnya.(*/sm)



Artikel Rekomendasi