JAMBERITA.COM- Kapuska Disabilitas UIN STS Jambi yang juga Dosen PGMI Fakultas Tarbiyah UIN STS Jambi Dr HM Syahran Jailani menjadi narasumber dalam Webinar Nasional Sharing Madrasah I tema Pembelajaran di Masa Covid 19 pada pendidikan dasar :Problem dan Solusinya pada Selasa (28/9/2021).
Acara yang dibuka langsung Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN STS Jambi Dr Fadillah MPd ini diikuti 570 peserta dari kalangan mahasiswa dan guru-guru.
Dalam kesempatan ini, Dr Syahran menyampaikan soal Merdeka Belajar: Pembelajaran yang membebaskan dan humanis. Ia mengatakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim sudah meluncurkan Program Merdeka Belajar pada tahun 2020.
“Definisi Merdeka Belajar menurut Pak Nadiem adalah Kampus Merdeka memberikan kebebasan dan otonomi kepada lembaga pendidikan, dan merdeka dari birokrasi, dosen dibebaskan dari birokrasi yang berbelit serta mahasiswa diberikan kebebasan untuk memilih bidang yang mereka sukai,” katanya.
Adapun tujuan merdeka belajar Kampus Merdeka adalah mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi yang semakin otonom dan fleksibel, menciptkan kultur belajar yang inovatif dan tidak mengekang dan sesuai dengan kebutuhan manusia.
Dimana dalam hal ini prinsipnya adalah hangat dan antusias, menantang siswa berpikir, adanya variasi dalam belajar, Keluwesan dan dialog, penekanan hal-hal positif, penanaman disiplin diri sendiri, keterbukaan/inklusifitas, belajar tidak hanya satu tempat dan pembelajaran menginspirasi.
“Yang perlu dihindari adalah campur tangan berlebihan, diskriminatif, merasa bisa semua, membatasi, monoton, keterpaksaan, menggurui, gangguan alam dan kebebasan tidak terkendali,” katanya.
Ketua bidang Pemuda dan Pendidikan FKPT Provinsi Jambi juga mengajak peserta untuk menjaga persatuan dan kesatuan dengan menghindari sikap intoleransi. (*/sm)
Bentuk Future Leader, Universitas Baiturrahim Jambi Gelar Training ESO Angkatan III
Kalah di Tingkat Kasasi, PUTR Batang Hari Tak Bisa Lagi Tutupi Dokumen Pembangunan Islamic Centre
Soal Pesangon Karyawan PT Tebo Indah, Disnakertrans Sebut Perusahaan Komitmen Selesaikan Masalah!
Rakor dengan APH, Firli: Jangan Ada Kesan KPK Ganggu Tugas Kepolisian dan Kejaksaan
Beberapa Kali Ditolak Rumah Sakit, Dinsos Kota Jambi Akan Buat Klinik Kesehatan Untuk ODGJ dan OT
Kalah di Tingkat Kasasi, PUTR Batang Hari Tak Bisa Lagi Tutupi Dokumen Pembangunan Islamic Centre



