JAMBERITA.COM - Setidaknya ada 13.000 jaringan gas (jargas) untuk rumah tangga di Kota Jambi. Namun, diketahui dari 13.000 tersebut hanya 7.000 jargas yang dapat dimanfaatkan. Belakangan juga diketahui bahwa jargas di Kota Jambi akan kembali di tambah. Jum'at, (10/9/2021).
Kemas Farid dari Fraksi Golkar, pada saat rapat paripurna mempertanyakan hal ini. Kata dia jargas yang ada di Kota Jambi ini belum optimal.
"Bahwa memang persoalan di masyarakat hari ini, jaringan gas yang ada di Kota Jambi ini belum optimal dan bukan menjadi solusi yang baik bagi kebutuhan. Baik itu UMKM dan masyarakat di level rendah," kata Farid.
Menurutnya, jargas yanh seharusnya menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat malah menjadi masalah baru yang harus segera diselesaikan.
"Saya turun ke masyarakat itu hanya 7.000 yang bisa dimanfaatkan (jargas, red) mana yang lebih lucunya lagi bahwa yang bisa digunakan di atas jam 12 siang dan tarifnya juga tidak standar," bebernya.
Sementara itu, ia menjelaskan bahwa Walikota Jambi juga tengah membicarakan hal ini dengan Kementerian.
"Maka tadi kita dengarkan secara langsung pak wali masih berupaya berkomunikasi dengan Kementerian. Bahwa persoalan gas ini panjang karena JII selaku operatornya itu provinsi kita harus ambil alih dulu. Kerena pendapatan daerah untuk Provinsi Jambi bukan kota Jambi," pungkasnya. (sap)
Pansus Konflik Lahan DPRD Provinsi Jambi akan Libatkan Kepolisian dan Kejaksaan
Ketua Persit Koorcabrem 042 Ikuti Sosialisasi Revitalisasi Posyandu Melalui Vicon
Masyarakat Antusias Ikut Vaksinasi SAH, bukti Semangat Baru Untuk Sehat
Fasha Jawab Tanggapan Fraksi Terkait Rancangan APBD Perubahan Tahun 2021
Hadirkan KPPN, Agribisnis UNJA - PERHEPI Jambi Bahas Inovasi Penyuluhan Pertanian di Era New Normal


Pasca Serangan Siber, Sekda Sudirman Resmi Ditetapkan Jadi Komisaris Bank 9 Jambi



