Mengenal Amfetamin, Obat Psikotropika Yang Sering Disalahgunakan



Senin, 21 Juni 2021 - 17:16:20 WIB



Oleh: Hanifa Sabila Afra

(NIM 1804034 Mahasiswa, Program Studi S1 Farmasi Fakultas Farmasi Universitas Perintis Indonesia Padang)

Bedasarkan Undang-Undang RI Nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika, amfetamin merupaka jenis Psikotropika golongan II.

Amfetamin merupakan obat Psikotropika jenis Stimulan yang sering disalahgunakan oleh publik figur, dengan alasan untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Amfetamin memiliki banyak turunan, salah satunya Metamfetamin atau sabu-sabu yang kerap digunakan oleh publik figure.

Amfetamin murni memiliki warna putih dengan tekstur berbentuk bubuk Kristal.

Penggunaan Amfetamin seharusnya diawasi oleh dokteR dan ditebus dengan resep dokter. Amfetamin digunakan untuk mengatasi gejala trauma pada otak dan pasien yang mengalami Attention Defict Hyperactivity Disoreder (ADHD). Namun terkadang dijual secara illegal. 

Ketika sesorang terlalu sering menggunakan Amfetamin dalam jangka waktu yang lama,kemudian mencoba untuk berhenti menggunakannya, maka akan timbul gejala kecanduan.

Kenapa Amfetamin dapat menyebabkan pemakainya menjadi kecanduan?

Penggunaan Amfetamin yang tidak sesuai dengan resep dokter dan digunakan dalam jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan.

Amfetamin sering disalahgunakan karena banyaknya penjual nakal yang memperdagangkan Amfetamin secara illegal.

Lalu, kenapa seseorang dapat kecanduan Amfetamin?

Seseorang yang menggunakan Amfetamin memiliki akses yang mudah untuk mendapatkan Amfetamin. Kemudian seseorang yang sedang mengalami depresi,gangguang bipolar dan skizofenia, serta hidup penuh tekanan dan tuntutan. Seperti para publik figur yang dituntut selalu terlihat bersemangat dan percaya diri.

Apa efek samping dari Amfetamin?

Amfetamin dapat menimbulkan efek samping berupa jantung bedebar, gelisah, gugup, mulut kering, sakit kepala dan keran perut.

Amfetamin juga dapat menyebabkan diare,sembelit, penurunan nafsu makan dan berat badan, bahkan insomnia dan tremor.

Tetapi, jika Amfetamin digunakan dalam dosis yang tinggi, maka akan menimbulkan efek samping serius, seperti delusi, halusinasi, kejang, mati rasa, kesulitan bernapas, pingasan bahkan bergerak dan berbicara diluar kendali.

 



Artikel Rekomendasi