JAMBERITA.COM - Sejak tahun 2012 Kota Jambi mendapatkan kuota sebanyak 13.600 jaringan gas dari Kementrian Sumber Daya Manusia.
Kabag Ekonomi Pemerintah Kota Jambi, Evridal Asri menyebutkan bahwa pada tahun 2020 kuota yang diberikan sebanyak kurang lebih 6.300. Sementara untuk tahun 2021 ini masih dalam proses pengajuan.
"Sekarang ini, progres kita jumlah yang kita dapat bantuan dari kementerian lebih kurang 13.600 KK yang mendapat jaringan kita. Untuk tahun 2020 lebih kurang 6.300 sekian," sebutnya. Senin, (15/3/2021).
Menjelang satu tahun ini, ia mengatakan semua harus sudah aktif. Semua jaringan gas yang sudah terpasang harus sudah on air, alias sudah dapat diaktifkan apinya.
"Sampai sekarang sudah 60 persen sudah aktivasi memang belum semuanya, masih proses, tapi menjelang tahun ini sudah harus aktif," ujarnyaa.
Evridal menjelaskan bahwa secara teknis tidak ada kendala karena menurutnya memang pembangunan konstruksinya sudah 100 persen. Sisanya sedang memasukan api.
"Istilah memasukan api yaitu gas in. Nah, gas in itu dilaksanakan oleh PT JII. Sekarang PT JII lagi turun ke lapangan untuk mengagas kan itu," jelasnya.
Kata dia, pihak PT JII sekalian mencatat data-data penerima gas. Karena ketika mulai diaktifkan, maka satu bulan ke depan harus sudah dibayar.
Jaringan gas, yang ia sebutkan memang diprioritaskan untuk masyarakat bawah dan atau UMKM. (sap)
Ingin Rubah Stigma Negatif Masyarakat, Bapas Bimbing 20 Mantan Napi
Polres Muaro Jambi: Rekrut Calon Anggota Polri Segera Dibuka
Geger, Pengusaha Lemang di Kota Jambi Ditemukan Tak Bernyawa
SAH Bela Nasib Petani Agar Pemerintah Tak Impor Beras Di Masa Panen Raya
Final Kejuaraan Tenis Piala Rektor UNJA Selesai, Pemprov Jambi Raih Juara II
Pengedar Sabu Miliki Senpi dan 6 Peluru Dibekuk Ditresnarkoba Polda Jambi
Danrem 042/Gapu Pimpin Penyerahan Jabatan Kasrem dan Sertijab Kasipers


