Jenna's Fun Coffee Cupping dalam Aksi Kopikan Jambi di masa Pandemi



Minggu, 21 Februari 2021 - 19:02:47 WIB



JAMBERITA.COM - Jenna'S Cafe & Resto Jambi menggelar pencicipan atau mengamati rasa dan aroma 12 jenis kopi dengan menggandeng salah seorang yang dianggap berkopeten di bidangnya dalam memberikan nilai.

Itu berlangsung di kedai Jenna'S Cafe & Kopi Juaro tepatnya di Jalan Kol Amir Hamzah No 15 (Samping Masjid Nurdin Hamzah) Sipin Kota Jambi dengan mengusung tema Fun Coffe Cupping atau pencicipan, praktik yang mengamati rasa dan aroma seduhan kopi.

"Jadi ada jenis 12 kopi , ada dari luar negeri 2 jenis, lokal ada 6, 3 dari luar Jambi. Ternyata yang terpilih 3 besar itu adalah dari Jambi," kata Mantan Kadisprindag Provinsi Jambi sekaligus Owner Kopi Juaro Arianysah yang terus menunjukkan eksistensinya dalam menggeliatkan perekonomian terlebih dimasa Pandemi.

Ariansyah membeberkan 12 jenis kopi yang ikut Cupping tersebut yaitu, Arabica Pulau Pandan Kerinci, Arabica Wine Kerinci, Arabica Madu Hitam Kerinci, Arabica Natural Kerinci,Arabica Natural Anaerob Kerinci, Arabica Jasmine, Batang Asai.

Arabica White Grape Lemah Sugih, Arabica Velvety montecillos honduras, Arabica Natural, Kopi Bun, Arabica Honey, Kopi Bun, Arabica Yunnan China Catimore dan Arabica Ethiopia Qore Warke. "Yang terpilih, Arabica Wine Kerinci -Roaster Motokoffie 10 vote, Arabika honey Sei penuh-Roaster kopi bun 10 vote dan Arabica natural Anaerob Kerinci-Roaster Motokoffie 10 vote," terangnya.

Ariansyah mengatakan, selain peserta dan para barista, yaitu Owner Jenna'S Cafe Gina Kadis Nakertrans, Kepala OJK Endang Nuryadin, Disbudpar, Manager TGI juga turut hadir dalam acara itu dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Acara dihadiri para penggiat dan penikmat kopi yang ada di Jambi, hadir juga Ketua Dekopi. Jadi kegiatan ini untuk mengkopikan Jambi ternyata kopi Jambi ini unggul, tinggal kita lagi bagaimana membrending nya, dan kita geliat kan lagi," jelasnya

SCA Sensory Certified Dr.Erwin Sjah Alam menambahkan, bahwa kegiatan itu bertujuan untuk memberikan gambaran khususnya para pencinta kopi bukan hanya sebatas nongkrong saja di kedai kopi, melainkan benar-benar merasakan nilai daripada kopi itu sendiri.

"Tujuannya ya simpel, kita ya mau ngasih gambaran ke masyarakat, atau para orang hobi kopi di Kota Jambi yang kita kenal, jadi supaya kopi yang kebanyakan yang dijual itu menikmatinya seperti apa. Nah, makanya kita adakan Cupping ini," tuturnya.

Kegiatan Cupping itu diharapkan pecinta kopi di Jambi dapat lebih mengetahui serta ada feedback (timbal balik-) nya sebagai penikmat. "Alhamdulillah responnya bagus, malah semua kaget. Oh seperti ternyata kopi yang dijual, jadi bukan sekedar nongkrong. Tapi memang nilai kopi itu sendiri, ya kurang lebih seperti itulah," jelasnya.

Dr Erwin berharap kepada para pelaku UMKM Jambi sebagai salah satu daerah penghasil kopi juga dapat menghasilkan para pekerjaan atau dapat membuka lapangan pekerjaan, terlebih di situasi saat ini, karena banyaknya yang terdampak akibat Covid-19.

"Di Jambi UMKM yang paling ramai sekarang kopi shop atau warung kopi, setidaknya ini jadi salah satu lapangan pekerjaan sama pendapatan orang-orang yang bergelut di bidang UMKM khususnya usaha kopi, baik itu kopi shop, penjual kopi itu sendiri dan petani kopi juga gitu," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi