Kue Keranjang Yang Selalu Ada Saat Imlek, Ini Makna dan Artinya



Jumat, 12 Februari 2021 - 17:05:28 WIB



JAMBERITA.COM - Tahun baru Cina atau imlek kali ini sedikit berbeda, karena perayaannya dilaksanakan jauh lebih sederhana. Hal ini dikarenakan dalam masa pandemi Covid-19.

Namun, perayaan imlek masih bisa dilakukan bersama keluarga inti di rumah. Biasanya setiap perayaan imlek ada menu khusus yang disajikan dan setiap sajian tersebut memiliki arti tersendiri.

Ketua Perkumpulan Umat Budha Jambi Rudi mengatakan bahwa ada beberapa makanan yang wajib ada saat imlek. Salah satunya yaitu olahan ikan.

"Hidangan yang wajib ada dalam tata tradisi kita (red,Tionghoa) misalnya ikan itu karena kesamaan bunyi dari "Yi" itu sama dengan sisa, jadi ada sesuatu yang bisa disimpan di tahun ini, ada sisa untuk usaha di tahun depan," jelasnya.

Selain itu, ada juga kue yang menjadi ciri saat imlek. Yaitu kue keranjang, kue keranjang sendiri merupakan olahan kue berbahan dasar tepung ketan dan gula.

Rasanya yang manis disimbolkan sebagai harapan agar pada tahun ini mendapat sesuatu yang baik dan manis. Juga teksturnya yang lengket sebagai harapan agar seluruh keluarga di tahun kerbau emas ini bisa semakin dekat dan lengket.

"Kue keranjang simbol dari manis ucapan kita yang juga harus manis, kemudian teksturnya lengket yang melambangkan keluarga kita yang semakin erat," kata Rudi.

Selain kue keranjang, Rudi juga menjelaskan ada beberapa makanan lain seperti apem dan jeruk yang memang selalu ada saat perayaan Imlek.

"Kue mangkok atau apem, yang bentuknya mengembang itu simbol tahun depan usaha kita semakin berkembang. Kemudian jeruk, itu simbol keberuntungan dan simbol rezeki," jelasnya.

Rudi mengatakan bahwa makanan yang disajikan tersebut merupakan bentuk rasa syukur kepada sang pencipta.

"Itu secara tradisi, kalo secara agama makan apa saja yang penting kita selalu ingat kepada pencipta dan sebagai rasa syukur," pungkasnya. (sap)





Artikel Rekomendasi