JAMBERITA.COM - Ditengah pandemi covid-19 yang melanda dunia seperti saat ini berbagai usaha terkena imbas. Terutama usaha umkm pembuatan makanan tradisional kerupuk kletek.
Imbas covid-19 ini pengusaha kerupuk kletek terpaksa mengurangi produksi pembuatan kerupuk kletek. Pasalnya omzet yang didapat menurun hingga 50 persen.
Seperti pengalaman yang dituturkan pembuatan kerupuk kletek yang berada di jalan kalimantan kota Kualatungkal, Tanjab Barat, Jambi, Yandi Saban.
Dari sebuah rumah tempat usaha UMKM kerupuk kletek di produksi, bagi warga Tanjab Barat Kota Kualatungkal kerupuk kletek tidak asing didengar. Harganya terjangkau sehingga kerupuk kletek diminati warga Tanjab Barat maupun warga luar Tanjab Barat.
"Sebelum pandemi dulu banyak yang beli dan pesan kerupuk kletek ini. Tapi sejak pandemi turun agak sepi pembeli," ungkap warga Tungkal Ilir itu, Sabtu (30/1/21).
Namun siapa sangka sejak wabah pandemi covid-19 melanda dan banyaknya pasien yang terkonfirmasi virus covid-19 segala leading sektor usaha menjadi tak menentu.
Pengrajin usaha kerupuk kletek berkulit gelap ini, Yadi menuturkan jika selama pandemi Covid-19 omzet yang ia dapat cenderung menurun, bahkan hingga 50 persen.
Pasalnya minat masyarakat untuk membeli kerupuk kletek agak sepi pembeli. Akibat sepinya pembeli ia terpaksa mengurangi produksi.
Selain itu, cerita Yadi, selama pandemi covid-19 warga luar Tanjab Barat yang berasal dari Kota Jambi maupun kabupaten lainnya, misalnya jadi turun cukup drastis ke kota Kualatungkal, dan rata-rata pelanggan yang membeli kerupuk kleteknya mereka yang berasal dari luar Tanjab Barat.
Dengan harga yang cukup murah Rp 10 ribu perbungkus, wajar jika kerupuk kletek kerap menjadi oleh oleh andalan bagi warga yang berkunjung ke kota Kualatungkal dan harus menurunkan jumlah produksi agar tetap bertahan ditengah hantaman pandemi. (Henky)
Bupati Tanjab Barat Tinjau Rumah Warga Program Bedah Rumah BAZNAS
Ketua Komisi III Albert Chaniago Hadiri Peringatan Hari Buruh di Tanjab Barat
FKIK UNJA Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional AMSA-Indonesia 2026 di Jambi
Bagikan Ribuan Masker di Tungkal, Dandim dan Kapolres Ingatkan Pandemi Belum Berakhir



