JAMBERITA.COM- Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM mengatakan perlu pendekatan sains dan spritual dalam mengatasi Covid 19. Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut dalam tausiyahnya Kamis malam Jumat (28/1) kemarin di kediaman pribadinya kawasan Telanaipura Jambi.
Menurut salah satu lulusan terbaik Program Doktor Ilmu Ekonomi Universitas Jambi tersebut pemerintah perlu mendorong pemerintah daerah dan organisasi masyarakat melakukan pendekatan sains dan spiritual.
"Saya berkeyakinan masalah Covid-19 ini kita tak hanya butuh pendekatan secara sains dan teknologi, namun juga disempurnakan melalui pendekatan spiritualitas berupa do'a, wirid, dan sholawatan," ungkap alim Pondok Pesantren Purba Baru Mandailing Natal Sumatera Utara tersebut.
Melalui pendekatan ini, SAH berharap akan peningkatan kesadaran pentingnya kesehatan rohani bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Dalam menjaga maupun meningkatkan imunitas tubuh, tak hanya melalui olahraga maupun pola hidup sehat. Kesehatan mental atau rohani, menurutnya bisa menjadi salah satu faktor pendukung.
"Kita harus yakin, bahwa kita bisa melewati pandemi Covid-19 ini. Maka dari itu, saya harap masyarakat bisa terus mematuhi protokol kesehatan, memperkuat imunitas diri baik secara jasmani maupun rohaninya," jelasnya.
Sehingga SAH mengajak masyarakat, khususnya yang beragama Islam, untuk terus berikhtiar melawan Covid-19 melalui penguatan rohani. Sementara bagi yang beragama lain, dirinya juga terus menekankan pentingnya kesehatan rohani untuk menjaga imunitas tubuh agar tetap stabil.(*/sm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Kasus Covid-19 Bertambah 65 Orang, Tanjabbar Masuk Zona Merah
Lakukan Vaksinasi Dosis Kedua Kepala Kejati Jambi Ajak Masyarakat Tidak Takut
12 Ton Minyak Ilegal hingga 5 Unit Mobil dari Bungku Diangkut ke Polda Jambi


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



