Sepakat Tinggalkan PETI, Masyarakat Senang Kapolres Beri Solusi Ekonomi Kreatif



Kamis, 28 Januari 2021 - 12:14:22 WIB



JAMBERITA.COM, MERANGIN - Masyarakat Desa Sumber Agung Kecamatan Margo Tabir menyambut niat baik Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan yang memberikan solusi dalam ekonomi kreatif.

Ini setelah mereka meninggalkan pekerjaan Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI) di wilayahnya.

Solusi kegiatan ekonomi kreatif sangat menyentuh langsung kepada masyarakat setempat, dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan ketua Kelompok Tani Mustafa, saat diwawancarai awak media di Desa Sumber Agung.

"Mudah- mudahan ekonomi kreatif ini terus berlanjut kepada masyarakat. Karena selamat ini kami
hidup dari karet sawit, juga sebagai mendompeng, " ungkap Ketua Kelompok Mustofa Kamis (28/1).

Dengan adanya program yang diberikan solusi Kapolres Merangin bersama
Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), UPTD Merangin.

"Program ini akan membangkitkan ekonomi nantinya. Semoga ini terus berlanjut. Kalau kita punya tekat kuat, tiada tidak mungkin sebelum terlambat, tetapi kita tetap semangat untuk maju, "Kata Mustofa.

Sementara Kades Sumber Agung Feri Yanto,
Mengatakan dengan adanya ekomoni kreatif bisa menghasilkan keuntungan lebih memadai dalam membantu kebutuhan keluarga nantinya.

"Selama ini kita terus melakukan pengembangan madu, maka kita berencana memasukan ke usaha bidang UMKM desa nantinya, termasuk mendorong kepada masyarakat budidaya Ikan lele ikan Patin, "terang Kades Sember Agung.

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan, diwawancarai mengatakan bekerja sama dengan penyuluh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), dalam memantau kegiatan ekonomi kreatif.

"Kegiatan ini kita lakukan yang rawan PETI, terutama fokus kepolisian Polres Merangin. Bagi rawan kita cuba mendatangi dan memberikan solusi untuk merubah kegiatannya, " harapan Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan.

Kapolres Merangin, juga menghimbau kepada masyarakat mari jaga lestarikan hutan kita dari aktivitas PETI.

"Mari kita ubah pola pikir kita, dan melestarikan hutan kita. Masih banyak kita kerjakan Tampa merusak alam, manfaatkan alam untuk anak cucu kita kedepan, "tutupnya. (oli)





Artikel Rekomendasi