JAMBERITA.COM - Persoalan data pasien Covid-19 di provinsi Jambi masih menjadi polemik. Pasalnya, data yang diumumkan berbeda dengan kondisi yang terjadi.
Ini disampaikan Walikota Jambi Syarif Fasha saat mengumpulkan kepala rumah sakit yang ada di Kota Jambi.
Dalam pertemuan di Damkar Kota Jambi tersebut membahas terkait dengan menejemen penanganan Covid-19.
Fasha mengatakan bahwa jumlah pemakaman Covid-19 di Pusara Agung saat ini tidak sesuai dengan data.
Dirinya pun mengaku bingung, sesuai dengan prosedur bahwa kabupaten kota seharusnya mengumumkan setalah satgas provinsi.
Namun menurutnya dari pihak provinsi tidak mengumumkan data yang meninggal dunia sesuai dengan yang terjadi.
"Kami heran juga kok Satgas Provinsi, juru bicaranya tidak mengatakan yang meninggal dunia ini. Sedangkan yang di makamkan ini sudah berpuluh - puluh," ujarnya. Rabu, (16/12/2020).
Fasha menambahkan bahwa saat ini ada sekitar 30 lebih pemakaman Covid-19 di TPU Pusara Agung sedangkan data pasien Covid-19 asal Kota Jambi yang meninggal dunia tidak lebih dari 10 orang.
Dirinya mengatakan bahwa kedepan, ia akan memperbaiki sistem pendataan ini. Karena menurutnya data pasien Covid-19 seharusnya terus di umumkan sesuai dengan yang terjadi, agar masyarakat sadar bahwan Covid-19 ini ada.
"Pokoknya kalo ada yang meninggal laporkan. Akan kami umumkan, kalau pun ada yang berbeda dengan provinsi nanti kami terus saja laporkan sesuai data. Kita tidak boleh bohongi masyarakat," pungkasnya. (sap)
Siswa SMPN 11 'Melek' Hutan! Mahasiswa UNJA Bongkar Rahasia Cuan dari Pohon Tanpa Harus Menebang?
Mahasiswa Kehutanan UNJA Kenalkan 'Hutan Ajaib di Tepi Laut' ke Siswa SMPN 17 Kota Jambi
Respon Rektor UNJA Prof Helmi, Tindaklanjuti Intruksi Pusat Terkait Efesinsi Anggaran
Pleno KPU Kota Jambi Hampir Selesai, Bawaslu Minta Sesuaikan Hasil Sirekap
Tahun 2021 Tidak Ada Refocusing Anggaran Covid-19, Poppy : Masuk ke Masing-masing OPD
Kapolda Jambi Silaturahmi ke Pengadilan hingga Kanwil Kemenkumham


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



