JAMBERITA.COM - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia berdialog dengan awak media yang ada di Jambi, Selasa (8/12/2020). Dalam momen itu, Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Fredericka Nggeboe menyebutkan alasan kenapa laporan dugaan pelanggaran etik sedikit di Jambi.
"Alasan sedikitnya laporan ke DKPP dari Jambi ini sendiri bisa jadi karena toleransi yang tinggi. Meskipun masyarakat pada umumnya mengetahui hal tersebut, namun pada akhirnya dibiarkan saja," katanya dalam momen Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu.
Ia mengatakan, meskipun begitu, bukan berarti tidak ada laporan yang masuk dari Jambi. Memang laporan yang masuk dari Jambi tidak banyak, hanya saja tetap ada laporan yang masuk.
"Maka dari itu, penyelenggara sangat penting untuk menjaga sikap dan perilakunya. Karena jika itu dilakukan, penyelenggara akan tetap berpegang pada aturannya serta tidak akan berurusan dengan DKPP," tutupnya. (am)
DPRD Provinsi Jambi Sambut Positif Gagasan MPA-Air UNJA untuk Pencegahan Karhutla
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, Gubernur Al Haris Minta Anggaran Adil & Berpihak pada Masyarakat
KUA-PPAS APBD 2027: Belanja Pemprov Jambi Disepakati Rp4,02 T, Banggar Wanti-wanti Tepat Sasaran
SAH Terus Salurkan Bantuan Sembako Untuk Masyarakat Rentan Hadapi Corona
Ahmad Sahroni Cek Kesiapan Satgas Dalam Menghadapi Karhutla dan Bencana Alam di Polda Jambi
KUA-PPAS APBD 2027 Disepakati, Gubernur Al Haris Minta Anggaran Adil & Berpihak pada Masyarakat


