JAMBERITA.COM - Kegiatan Training Of Trainer (TOT) Provinsi Jambi kembali dilanjutkan dengan mendatangkan Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jambi Latifah, Rabu (18/11/2020).
Dalam pemaparannya, Latifah menggambarkan mengenai prinsip-prinsip pencegahan. Ini dengan harapan Indonesia bersinar, bersih dari narkoba sehingga para pembina Paskibraka khususnya di Provinsi Jambi diminta waspada terhadap penyalahgunaan narkotika.
"Menurut laporan badan PBB (2019) estimasi jumlah penyalahgunaan narkoba dunia sebesar 335 juta jumlah mati overdosis 600 per hari. Jadi fenomena ini seperti gunung es, untuk itu bapak ibu pembina Paskibraka bagi orang tua dari anak-anak agar dapat lebih waspada," bebernya.
Terlebih, khsusnya di wilayah Provinsi Jambi masih kurangnya pengawasan secara kelembagaan, karena papar Latifah, baru hanya ada BNNP, BNN Kota, dan BNNK Batanghari. Sementara di beberapa kabupaten lainnya seperti Tebo, Kerinci, Muaro Jambi belum ada.
Lebih lanjut, Latifah juga membeberkan beberapa jenis narkotika sampai dengan efek yang membahayakan sehingga dapat berujung kematian (HIV) dan kurungan pidana. Kemudian perubahan fisik dan mental terhadap anak itu wajib diamati bagi setiap orang tua.
"Tidak ada satu pun yang membuat kita bahagia, termasuk lem, lama-kelamaan juga akan berdampak pada kejiwaan. Intinya, kita perlu hati-hati apalagi anak-anak kita harus betul-betul diberi pengawasan ekstra," jelasnya.
Selain itu Latifah juga membeberkan beberapa modus para pelaku, pengedar hingga bandar narkoba yang berhasil ditangkap.
Dimana barang tersebut yang disusupkan baik melalui makanan, bahkan buah-buahan."Ini hanya contoh, semua modus mereka. Jadi sekali lagi hati-hati, harus kita waspadai," tegasnya dalam memberikan materi.
Untuk itu dalam pencegahan penyalagunaan narkoba itu sendiri, kata Latifah butuh bantuan dari semua pihak masyarakat, termasuk dukungan dari para peserta TOT untuk membina anak-anak muda karena pembina Paskibraka adalah orang-orang pilihan.
"Saya yakin dan percaya bapak ibu disini orang pilihan untuk bersama-sama kita berjihad melawan narkoba," harapnya.(*/afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Diskepora Bedah Soal Tugas Fungsi Seorang Pembina Paskibraka di TOT
Soal Pelaksanaan Vaksin Covid-19 di Kota Jambi, Ini Kata Fasha
Donor Darah di HUT Pol Airud ke 70, Kapolda Jambi : Demi Kemanusian


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



