Kasus Covid-19 di Jambi Bertambah 20 Orang, Satu Asal Batanghari Meninggal Dunia



Jumat, 13 November 2020 - 19:55:38 WIB



JAMBERITA.COM - Total kematian pasien Corona Virus Disease (Covid-19) bertambah satu sehingga total menjadi 28 orang dengan kasus terkonfirmasi juga bertambah 20 orang, Jum'at (13/11/2020).

Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, tambahan satu pasien yang meniggal tersebut merupakan dari Batanghari, dengan demikian kematian akibat Covid-19 di Kab Batanghari menjadi 3 kasus.

"Pasien meninggal dunia di RSUD Hamba pada Kamis malam tanggal 12 November 2020 jam 23.45 WIB," katanya.

Pasien tersebut yaitu, WU (64) tahun
Alamat di Desa Mersam Kec Mersam yang sebelumnya sudah dirawat di RSUD Hamba selama 6 hari sebagai pasien suspek Covid-19 dengan komorbid stroke dan diabetes.

"Hasil swab-PCR diketahui positif kemarin sore dan penyelenggaraan jenazah dilakukan sesuai protokol Covid-19 dan telah dimakamkan di TPU Al Karomah Muara Bulian tadi pagi," bebernya.

Sedangkan tambahan 20 pasien merupakan cluster baru yaitu cluster peserta MTQ, 20 kasus baru tersebut terdiri dari Kota Jambi lima orang, lalu Batanghari dan Muaro Jambi masing-masing dua orang, Merangin dan Sungai Penuh masing-masing satu orang, serta Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) sembilan orang.

"Mereka pasien ke 1400, perempuan YJB usia 16 tahun asal Kota Jambi riwayat Kontak erat pasien 1341, pasien 1401 perempuan JW usia 34 tahun asal Muaro Jambi Hasil Screening RDT reaktif, pasien 1402 perempuan FT usia 34 tahun asal Muaro Jambi Hasil Screening RDT reaktif," sebutnya.

Empat pasien selanjutnya berasal dari Kota Jambi dengan riwayat yang sama berupa hasil screening mandiri. Yakni pasien 1403 perempuan RR usia 38 tahun, pasien 1404 laki-laki FHR usia 59 tahun, pasien 1405 perempuan ZB usia 45 tahun dan pasien 1406 perempuan ASH usia 3 tahun.

"Kemudian pasien ke 1407 perempuan SUT usia 48 tahun asal Tanjabbar Hasil Screening RDT reaktif (Suspek BP dan Typhoid), pasien 1408 laki-laki, FPA usia 27 tahun asal Sungai Penuh Riwayat perjalanan dari Padang," tuturnya.

Dua pasien lagi berasal dari Batanghari yang memiliki riwayat kontak erat sama yaitu hasil screening RDT reaktif, dan mereka adalah peserta MTQ. Yakni pasien 1409 laki-laki MR usia 41 tahun dengan pasien 1410 laki-laki AN usia 18 tahun.

"Lalu pasien 1411 perempuan R usia 55 tahun asal Merangin Suspek dengan DM, Jantung dan Gagal Ginjal. Sedangkan delapan pasien terakhir, semuanya berasal dari Tanjabbar," ujarnya.

Mereka adalah pasien 1412 perempuan NM usia 12 tahun Riwayat Cluster Ponpes Al Hidayah, pasien 1413 perempuan RNS usia 12 tahun juga Riwayat Cluster Ponpes Al Hidayah, pasien 1414 laki-laki AN usia 65 tahun Riwayat kontak erat pasien 1224. Pasien 1415 perempuan ZWS usia 12 tahun Riwayat Cluster Ponpes Al Hidayah, pasien 1416 laki-laki DAF usia 21 tahun Riwayat kontak erat pasien 1224, pasien 1417 perempuan ND usia 37 tahun Riwayat kontak erat pasien 1224.

"Pasien 1418 perempuan JM usia 49 tahun Riwayat kontak erat pasien 1224 dan pasien 1419 perempuan WU usia 28 tahun Hasil screening mandiri," terangnya.(afm)





Artikel Rekomendasi