JAMBERITA.COM - Pjs Gubernur Jambi Restuardy Daud tidak hanya berupaya menekan angka kasus Covid-19 dengan mendistribusikan bantuan alat kesehatan saja.
Akan tetapi, saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Kerinci, Ardy Daud juga mendorong masyarakat setempat agar dapat meningkatkan partisipasi pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
Ardy Daud menyampaikan, agar Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk turut mensukseskan pilkada serentak tahun 2020, dengan menggiatkan sosialisasi bersama penyelengga dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih di Kabupaten Kerinci.
"Pilkada serentak tahun ini berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya, karena saat ini pada masa pandemi covid-19," katanya, saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Daerah, Forkopimda Kerinci, di Desa Mekar Sari, Kecamatan Kayu Aro, Minggu (8/11/2020).
Menurutnya, Pilkada serentak ini terdapat penyesuaian mengikuti protokol kesehatan, untuk menjamin kesehatan semua masyarakat serta tidak menciptakan cluster baru penyebaran Covid-19.
"Saya percaya, dengan sinergitas yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kerinci, Forkompimda dan semua pihak terkait, pilkada dapat berjalan sukses dengan protokol kesehatan yang ketat," ujarnya.
Ardy Daud menjelaskan, ada beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam penyelenggaraan pilkada serentak tahun 2020, antara lain mendorong tingkat partisipasi masyarakat untuk datang di TPS menggunakan hak pilihnya pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang.
Karena hal tersebut penting untuk memberikan legitimasi yang kuat kepada pemimpin daerah lima tahun mendatang.
"Kita harus mendorong sosialisasi kepada masyarakat agar berpartisipasi dalam pilkada serentak, seperti tatacara atau tahapan pencoblosan di TPS, waktu datang ke TPS sesuai undangan untuk menghindari kerumunan, termasuk didalamnya adalah edukasi bagi pemilih pemula,” bebernya.
Selain itu, Pemerintah daerah dan jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci juga diminta untuk memberikan bantuan bila diminta KPU untuk turut membantu distribusi logistik diderah-daerah yang sulit dijangkau dan juga dukungan pelaksanaan Rapid Test kepada petugas PPS menjelang pemungutan suara.
"Koordinasi antara Dinas Kesehatan, KPU serta mencermati potensi kerawanan. Baik itu konflik sosial, aspek geografis, serta aspek kebencanaan terutama di musim pengujan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada Tahun 2020," paparnya.
Kemudian, Bupati Kerinci Adirozal juga mengatakan memang dahulunya merupakan daerah yang rawan pada saat menyelenggarakan pilkada, namun suasana menjadi lebih kondusif dan aman semenjak pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018 silam.
"Kabupaten Kerinci tidak lagi rawan saat penyelenggaraan pilkada, ini tidak lepas dari sinergitas semua pihak dalam menciptakan suasana yang kondusif," sebutnya.
Adi Rozal mengklaim bahwa telah berkomitmen bersama Forkompimda Kabupaten Kerinci dalam mensukseskan pilkada, terlebih saat ini memiliki kondisi yang berbeda dari pilkada dan pemilu sebelumnya.
"Kami terus mengajak masyarakat agar lebih berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pilkada serentak dengan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan," pungkasnya.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Tekan Penyebaran Covid-19 di Jambi, Pjs Gubernur Ardy Distribusi Bantuan Alkes ke Kerinci
Pjs Gubernur Jambi Ardy Daud Minta Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



