JAMBERITA.COM- Selain pandemi Covid-19, penyakit Demam Berdarah (DBD) juga harus di antisipasi. Mengingat saat ini telah masuk musim penghujan, Walikota ingatakan untuk terus menjaga kesehatan.
Hingga Oktober ini tercatat pada Dinas Kesehatan Kota Jambi ada 691 pasien DBD di Kota Jambi dan 8 orang meninggal dunia akibat DBD.
Walikota Jambi Syarif Fasha yang ditemui belum lama ini menjelaskan bahwa setiap tahunnya selalu ada pengurangan titik banjir.
"Setiap tahun ada pengurangan titik banjir. Saluran air kita sudah berfungsi, cuma karna dimensinya kecil tidak mampu menahan curah hujan beberapa jam. Makanya tergenang," ungkapnya. Senin, (2/11/2020).
Dirinya menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah berupaya untuk mengurangi banjir yang mengakibatkan DBD melalui program Padat Karya Tunai Kali Bersih (Pakar Kasih).
Fasha juga telah mengimbau pihak kelurahan dan kecamatan untuk memantau warga yang terpapar DBD. Di wilayah masing-masing.
"Jadi jangan hanya fokus pada penanganan Covid-19. Namun DBD juga. Fogging dan kebersihan lingkungan terus diperhatikan. Koordinasi dengan RT dan warga," jelasnya. (sap)
Wakapolda Jambi di Rakor Penanganan Karhutla : 55 Kasus Penyidikan, 10 Orang Tsk Diamankan
Danrem 042/Gapu : 1.776.56 HA Luasan Karhutla di Jambi, Hospot Melonjak Agustus hingga 3.156 Titik
Gubernur Al Haris di Rakor Penanganan Karhutla Jambi : Udara Kita Sudah Mulai Tidak Sehat
Bandar Narkotika Pulau Kayu Aro Diciduk Polres Muaro Jambi, Barang dari Pulau Pandan
Keluarga Farouq Ucapkan Terima Kasih Atas Perhatian Seluruh Pihak yang Berikan Belasungkawa
SAH: Masker Mampu Mengurangi 70 Persen Resiko Tertular Covid-19
Gubernur Al Haris di Rakor Penanganan Karhutla Jambi : Udara Kita Sudah Mulai Tidak Sehat


