JAMBERITA.COM- Jumlah kasus kebakaran di Kota Jambi mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, Jum'at (30/10/2020).
Kepala bidang Operasi dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Jambi, Rinno mengatakan bahwa penyebab utama penurunan kasus kebakaran dikarnakan pandemi ini. Dimana masyarakat lebih banyak menggunakan waktunya di rumah.
"Karena efek Covid-19 warga banyak beraktivitas di rumah. Jadi bisa mengontrol. Penyebab memang lebih besar karena arus pendek listrik," ujarnya.
Rinno menjelaskan bahwa di DPKP Kota Jambi hingga pertengahan Oktober ini tercatat ada 35 kasus kebakaran. Dengan kasus terbanyak di Kecamatan Alam Barajo, disusul Kecamatan Telanaipura dan Kecamatan Jelutung.
Dirinya juga menambahkan bahwa penyebab rata-rata kebakaran adalah korsleting listrik. Rinno mengatakan ada penuruan sekitar 60 persen dibanding tahun sebelumya.
"Angka ini belum termasuk musibah kejadian kebakaran yang terbaru, belum kita rekap termasuk yang meninggal kemarin. Namun ada penurunan kasus dibanding tahun sebelumnya," ungkapnya.
Selanjutnya Rinno menghimbau masyarakat agar terus waspada dan terus memperhatikan sambungan arus listrik di rumahnya.
"Kami mengimbau masayarakat harus ekstra hati-hati dan memperhatikan sambungan arus listrik di rumah. Jangan berhemat dengan alat listrik, tapi mengesampingkan keselamatan. Beli lah alat listrik yang bagus dan SNI," kata Rinno. (sap)
Sambut Demo 'Zona Merah' Jilid IV : Pemkot dan DPRD Kota Jambi Sepakat Surati Presiden
HUT Kota Jambi Diwarnai Aksi Unjuk Rasa Ratusan Warga Terdampak Zona Merah Pertamina
Pewarta Foto ANTARA Biro Jambi Wahdi Septiawan Raih Penghargaan di APFI 2026
SAH: Tetap Waspada, Jangan Sampai Libur Panjang Menjadi Cluster Corona
31 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini, Kota Sungai Penuh Satu-satunya Wilayah Resiko Rendah
Hasil Rontgen Baik, 16 Santri Al Hidayah Positif Covid 19 Tak Perlu Dirawat di Rumah Sakit
Assessment Selesai, Peserta Lelang Jabatan Pemprov Jambi Melaju ke Tahap Makalah & Wawancara Akhir!



