JAMBERITA.COM- Setelah menjalani proses belajar secara daring, sejumlah sekolah dengan konsep asrama di Provinsi Jambi sudah diminta kembali ke sekolah.
Sementara untuk SD, SMP dan SMA di Kota Jambi tetap melakukan proses belajar dan mengajar lewat daring.
Fithri, salah satu santri di SMP Ashidiqi ini akhirnya masuk asrama pada 12 September lalu.
"Tapi wajib melampirkan hasil rapid test," kata Wawan, ayah dari Fithri.
Ia mengatakan selama asrama jika biasanya ada jadwal kunjungan 2 minggu sekali, maka selama pandemi ini tidak ada lagi.
"Karena untuk menghindari penularan covid 19. Jadi sampai desember tidak ada besuk," kata Wawan.
Namun orang tua murid sudah mengerti. Karena ini untuk kebaikan bersama.(sm)
Setelah Tanjabbar, Kadiv Yankum Siap Dorong Produk Lokal Jambi Mendunia Lewat Perlindungan IG
Hari Ketika Pelatihan Parelegal : Peserta Wajib Paham, Apa yang Jadi Kebutuhan Masyarakat
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperbup Sarolangun, Bedah Soal PBJ - BLUD RSUD!
Cegah Penularan Covid 19, Pasien di Rumah Sakit Tak Boleh Dibesuk
Setelah Tanjabbar, Kadiv Yankum Siap Dorong Produk Lokal Jambi Mendunia Lewat Perlindungan IG


